SportlinkNews - Banyak yang tidak menduga kalau balapan MotoGP memiliki risiko lain yang tidak kalah bahayanya dibanding terjatuh saat menggeber motor berkapasitas mesin 1.000cc itu.
Balap MotoGP saat ini semakin kencang. Apalagi dengan pengembangan sistem aerodinamika pada motor yang membuatnya meluncur cepat.
Pengembangan aerodinamis menjadi medan pertempuran utama di MotoGP ketika Ducati memulai musim 2015 dengan winglet pada sepeda motornya.
Baca Juga: Hasil EURO 2024: Jerman Vs Skotlandia, Der Panzer Sempurna dengan 5 Gol di Laga Pembuka
Meskipun upaya telah dilakukan untuk mengatasi hal ini pada tahun 2017, pabrikan hanya mengembangkan konsep aerodinamis baru dalam kerangka peraturan.
Untuk perombakan regulasi pada tahun 2027, pengembangan aero akan dikurangi dalam upaya mengurangi dampak negatifnya terhadap tontonan balap.
Ketika pengembangan aero masih dalam tahap awal pada tahun 2015, lap tercepat di Mugello adalah 1m46.489s, sedangkan balapan diselesaikan dalam 41m39.173s.
Baca Juga: Euro 2024: Jerman Menang Telak, Jamal Musiala Jadi Player of The Match
Pada tahun 2024, lap tercepat kini mencapai 1m44.504s, sedangkan waktu balapan adalah 40m51.385s.
Selain oleh pengembangan aerodinamis, ada faktor lain yang membuat balap MotoGP semakin "mengerikan", seperti adanya peningkatan pada mesin dan munculnya perangkat ketinggian pengendaraan, serta pengembangan ban.
Pembalap Aprilia Aleix Espargaro meyakini tingkat downforce yang dicapai di MotoGP modern “terlalu berat bagi tubuh manusia” setelah apa yang ia rasakan pada GP Italia yang dinilai memberikan risiko ‘bencana’ secara fisik.
Aleix finis di urutan ke-11 di GP Italia pada awal Juni dalam balapan yang sulit secara keseluruhan bagi pengguna RS-GP, dengan Maverick Vinales yang terbaik di antara mereka di urutan kedelapan.
Meski Espargaro mengakui pada saat itu bahwa set-up motornya bukan yang terbaik, ia merasa dampak aerodinamis di MotoGP kini sudah melampaui apa yang dapat dikendalikan oleh tubuh.
Artikel Terkait
EURO 2024: Ditantang Skotlandia, Kapten Timnas Jerman Beri Jawaban Bijak
Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Babak Semifinal Australia Open 2024
Tim Balap Sepeda Amerika Bidik 10 Medali Emas Olimpiade Paris 2024
FISIP UI Open 2024 Badminton Championsip Naik Kelas