Rekrut Aleix Espargaro sebagai Test Rider, Honda Berharap Motornya Bisa Kembali Kencang di Sirkuit

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 3 Juli 2024 | 20:36 WIB
Aleix Espargaro akan jadi test rider Honda  mulai musim 2025 (IG @aleixespargaro)
Aleix Espargaro akan jadi test rider Honda mulai musim 2025 (IG @aleixespargaro)

SportlinkNews - Honda sepertinya telah membuat satu langkah maju terkait performa sepeda motornya yang selama ini dinilai hanya jalan ditempat.

Pabrikan Jepang itu menunjuk pembalap Aprilia Aleix Espargaro untuk menjadi test rider Honda sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja RC213V yang selama musim ini tidak mengalami perkembangan apapun.

Aleix Espargaro akan resmi menjadi test rider Honda pada musim 2025. Dengan kehadiran Aleix diharapkan mampu memberikan umpan balik yang penting dalam pengembangan motor Honda.

Baca Juga: Pembalap Yamaha WorldSBK Remy Gardner Gantikan Alex Rins di MotoGP Jerman

Bagaimanapun juga, selama musim ini Honda berjalan tertatih-tatih tanpa banyak hasil.

Di Grand Prix Belanda, pembalap terdepan Honda, Johann Zarco berada di urutan ke-13 dan terpaut 42,767 detik dari pemenang balapan Francesco Bagnaia.

Terlebih lagi, Zarco berjarak 18 detik dari pembalap di depannya – Fabio Quartararo dari Yamaha.

Baca Juga: Persib Kenalkan Igor Tolic, Sosok Baru di Sepak Bola Indonesia Pilihan Bojan Hodak

Honda dan Yamaha sama-sama mengalami kesulitan dalam mengembangkan sepeda motornya. Namun, Yamaha terbilang cukup progresif dalam ikhtiarnya untuk membuat kemajuan.

Terbukti dengan pencapaian Quartararo dan Rins yang mengalami kemajuan meski belum maksimal, tapi setidaknya ada perkembangan yang signifikan.

Menganalisis performa kedua pabrikan di kualifikasi 2024 selama delapan putaran, Honda belum memasukkan pembalapnya ke Q2, sementara Yamaha sudah melakukannya sebanyak empat kali.

Baca Juga: Skuad Persija Mulai Terlihat Melakukan Latihan Rutin, Minus Empat Pemain

Rata-rata defisit pole Honda mencapai 1,199 detik dibandingkan Yamaha 0,739 detik. Dalam balapan, selisih rata-rata Yamaha dengan pemenang adalah 23,533 detik. Sementara Honda, defisitnya mencapai 29,828 detik.

Mengingat Honda memiliki dua motor lebih banyak di grid dibandingkan Yamaha, perbedaan bentuknya sangat mencolok dan dengan tegas menunjukkan seberapa jauh tertinggalnya HRC dari yang seharusnya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X