SportlinkNews - MotoGP Emilia Romagna yang digelar di Sirkuit Misano membuka peluang pembalap untuk menambah pundi poin kemenangannya.
Diawali dengan Sprint Race yang digelar Sabtu (21/9) petang waktu setempat, pembalap Ducati Lenovo Team menempati grid terdepan.
Francesco Bagnaia berada di pole position, diikuti Jorge Martin di urutan kedua, dan Enea Bastianini di posisi ketiga.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Tercipta 6 Gol Dewa United Halangi Langkah Madura United
Balapan sebanyak 13 lap ini menempatkan persaingan ketat antara Jorge Martin dengan Bagnaia yang hanya terpaut 7 poin di klasemen pembalap.
Sementara Marc Marquez yang start dari posisi ketujuh juga memiliki peluang untuk meraup poin pada Sprint Race kali ini.
Saat lampu start menyala Jorge Martin langsung melesat sebelum masuk tikungan 1. Disusul Bagnaia, Enea, Marc Marquez, dan Brad Binder sebelum lap 1 selesai.
Baca Juga: Stefano Pioli Langsung Tunjukkan Pengaruh di Al Nassr, Curi Hati Ronaldo dan Rekan Setim
Lap kedua, Pedro Acosta berhasil masuk ke posisi lima besar setelah menyalip Brad Binder. Secara meyakinkan Fabio Quartararo yang start di posisi 9 naik ke posisi 7 pada lap 3.
Marquez yang menyodok di posisi keempat terus membayangi Enea Bastianini yang ada di depannya. Sementara Bagnaia mencoba mengejar Martin yang masih memimpin di depan rombongan.
Hingga lap 8 Bagnaia masih terus membayangi Jorge Martin yang memimpin di depan. Sementara Bagnaia mulai menjauhi Enea Bastianini yang ada di belakangnya.
Baca Juga: Striker Muda Hokky Caraka Bawa Skuad Super Elang Jawa Raih Kemenangan Perdana di Liga 1 2024/2025
Di lap ini terjadi aksi menyalip Bagnaia di tikungan 13 yang membuat Martin turun posisi kedua.
Bagnaia pun kembali mengambil alih pimpinan balap. Sementara gap antara Bastianini yang ada di posisi ketiga dengan Marc Marquez di belakangnya mencapai 2.486detik.
Artikel Terkait
Banyak Rekor Pecah di PON XXI 2024, Menpora Beri Nilai 8,5 dari 10
Fabio Capello Peringatkan AC Milan: Pemecatan Paulo Fonseca Bisa Jadi Kesalahan Fatal
Lionel Messi Pernah Dibantu Wasit agar Bisa Tampil di Final Copa America 2007
Penutupan PON XXI 2024: Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Stadion Utama Sumatera Utara