Sementara berkat jatuhnya Bagnaia, pembalap Yamaha Fabio Quartararo berhasil naik ke posisi 5.
Tiga lap menjelang finis, jarak Marquez dengan Bastianini semakin menjauh 7.176 detik. Marquez pun hanya menjaga kondisi motornya agar tetap bisa masuk finis.
Di barisan depan, Bastianini terus menekan menjelang 2 lap terakhir. Terjadi duel yang seru. Namun Martin seolah tidak mau memberikan kesempatan Bastianini untuk melakukan overtake.
Baca Juga: Wasit Indonesia Pimpin Pertandingan AFC Champions League Two
Lap terakhir terjadi duel yang membuat Martinator mengalami tekanan keras dari Bastianini.
Pada satu momentum, Bastianini menekan kuat Martin yang berusaha masuk tikungan. Kedua pembalap sempat bersenggolan yang membuat Martin akhirnya melebar dan Bastianini meluncur cepat melewati Martin.
Enea Bastianini akhirnya masuk finis pertama, disusul Jorge Martin dan Marc Marquez di posisi ketiga. Martin terlihat kesal dengan aksi Bastianini yang merugikannya.
Dengan kemenangan ini membuat Ducati menjadi juara konstruktor 2024 dan menjadi kemenangan ke-100 bagi Ducati sejak 2003.
Artikel Terkait
Jadwal Lengkap dan Tayangan Langsung IBL All Indonesian 2024
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Bersiap Bela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Segera Rampung
Jordi Amat Belum Pasti Dipanggil Shin Tae-yong untuk Laga Timnas Indonesia Melawan Bahrain dan China
Rafael Struick Resmi Gabung dengan Brisbane Roar, Erick Thohir Harapkan Jam Terbang Lebih Tinggi