balap-motor

Jorge Martin Bersiap Turun Balap di GP Qatar, Bakal Goyang Dominasi Marc Marquez

Jumat, 21 Maret 2025 | 21:15 WIB
Jorge Martin (Aprilia Racing) bersiap kembali membalap di GP Qatar (MotoGP)

SportlinkNews - Juara bertahan MotoGP 2024 Jorge Martin berharap bisa tampil di putaran keempat MotoGP di Qatar, 11-13 April 2025.

Sebagaimana diketahui, pembalap Aprilia Racing Jorge Martin terpaksa melewati GP Thailand, GP Argentina, dan GP Amerika demi menjalani pemulihan pasca insiden Tes Sepang.

Insiden highside di Tes Sepang yang dialami Jorge Martin membuatnya harus naik meja operasi. Apesnya, saat latihan pemulihan menjelang GP Thailand, Jorge Martin kembali alami kecelakaan saat latihan.

Baca Juga: Lewis Hamilton Raih Pole Position di GP China, Diikuti Verstappen dan Oscar Piastri

Kondisi tersebut membuatnya kembali lagi masuk kamar operasi yang memaksanya melewati tiga Grand Prix awal musim 2025.

Martinator merasa tidak sabar untuk menggeber motor Aprilianya kembali. Peluang terbesarnya adalah di GP Qatar.

Pembalap asal Spanyol itu menyatakan optimismenya untuk comeback di Sirkuit Internasional Lusail. Hal ini diungkapkannya dalam wawancara dengan media Italia, La Gazzetta dello Sport.

Baca Juga: PBVSI Panggil 25 Pemain Putri U21, Persiapan 2025 Women's U21 World Championship

"Saya berharap bisa tampil di Qatar, tapi hanya jika tidak ada risiko. Saya rasa, saya akan berkunjung setelah Austin," ujarnya.

Martin sendiri menyadari bahwa pemulihan cederanya masih memerlukan waktu. Akan menjadi kesalahan jika terburu-buru memutuskan untuk kembali. Sebab, hal itu bakal berisiko dan membuat pemulihan menjadi lebih lama.

Kendati harus melewatkan tiga putaran awal musim, Martin mengirimkan pesan jelas. "Saya akan kembali dengan lebih kuat bersama Aprilia," ucap pembalap bernomor #1 ini.

Baca Juga: Eddie Jordan Pemilik Tim F1 Legendaris Wafat di Usia 76 Tahun, Sempat Besarkan Banyak Pembalap Top

Lebih lanjut Jorge Martin merefleksikan perjalanan awal kariernya, perjuangannya melawan cedera di masa lalu, serta momen penting ketika keputusan Ducati dibuat di Mugello pada Juni 2024 lalu.

"Itulah hidup. Anda harus beradaptasi dan belajar. Saya fokus pada apa yang harus saya lakukan, yakni memenangi (gelar) Kejuaraan Dunia. Saya tidak menyimpan dendam kepada siapa pun," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini