Sebaliknya, Bagnaia belum menunjukkan hasil optimal dalam pengujian tersebut.
Baca Juga: Prediksi Liga Champions: Bukan Barcelona atau Inter
Ia hanya mampu menempati posisi ke-17 dan tertinggal 1,585 detik dari rekan setimnya.
Menurut Pecco—sapaan akrab Bagnaia—kondisi angin kencang di sirkuit mengganggu proses pengaturan motor, khususnya saat melewati tikungan-tikungan cepat.
"Angin merusak pengujian pengaturan, terutama di tikungan cepat. Saya tidak merasakan perubahan yang signifikan," kata Bagnaia seperti dilansir dari PaddockGP.
Baca Juga: Laporan Roma Menghubungi Fabregas untuk Gantikan Ranieri
Bagnaia memutuskan kembali ke setelan motor dasar dan fokus menggunakan komponen yang sebelumnya telah dipakai Marquez.
Ia menyebut bahwa belum sempat mencoba komponen tersebut saat balapan di Thailand karena kendala logistik, namun berencana menggunakannya pada seri berikutnya di Le Mans.
"Beberapa bagian yang saya suka akan saya gunakan di Le Mans, sedangkan sisanya yang kurang meyakinkan akan diuji ulang di Aragon," jelasnya.
Baca Juga: Megawati Makin Dilupakan KOVO, Tak Diundang Ratu Voli Korea di KYK Invitational 2025
Bagnaia juga mengakui bahwa Marquez memiliki pemahaman teknis lebih baik dalam sesi pengujian.
“Bukan soal sasisnya, saya tidak merasa perlu mencobanya. Marc sudah mencobanya dan dia benar,” ujar Bagnaia, menutup komentarnya.