Keberhasilannya berlanjut dengan meraih gelar juara dunia MotoGP secara beruntun pada 2022 dan 2023.
Meski begitu, musim 2024 menjadi ujian berat.
Pecco gagal mengamankan gelar ketiga karena Jorge Martin tampil dominan bersama Tim Pramac.
Memasuki musim 2025, persaingan semakin ketat.
Saat ini, Pecco berada di posisi tiga besar klasemen sementara, meski baru sekali meraih kemenangan seri.
Peluang untuk merebut gelar juara tampak menipis, mengingat Marc Marquez sudah memenangi delapan seri musim ini.
Fokus Pecco kemungkinan hanya tertuju pada perebutan posisi kedua, bersaing ketat dengan Alex Marquez di sisa sepuluh balapan yang ada.
Pietro mengakui, tanpa campur tangan Valentino Rossi dan VR46, perjalanan karier Pecco mungkin sudah terhenti sejak awal.
Dukungan akademi tersebut tidak hanya memberi kesempatan kedua, tetapi juga membentuk Pecco menjadi salah satu pembalap top MotoGP saat ini.