Meski demikian, Pietro memilih mengambil risiko.
Baca Juga: Format Skor Baru, Tantangan Indonesia Pertahankan Gelar Piala Suhandinata 2025
Ia menandatangani surat pelepasan dari tim lama dan siap menanggung konsekuensinya.
Keputusan tersebut menjadi titik balik karier Pecco, karena pada saat bersamaan Akademi VR46 milik Valentino Rossi mulai dibentuk.
Melalui rekomendasi Uccio Salucci, tangan kanan Rossi, Pecco bergabung dengan proyek yang masih dalam tahap awal itu.
Baca Juga: James McAtee Menuju Nottingham Forest, Man City Ulangi Blunder Transfer
Menurut Pietro, bergabung dengan VR46 mengubah total mentalitas putranya.
Dari yang semula terpuruk, Pecco kembali bersemangat menjalani balapan.
Bersama tim Sky Racing VR46, kariernya menanjak hingga promosi ke Moto2 pada 2017.
Dua tahun berselang, ia meraih gelar juara dunia Moto2 2018, yang sekaligus membuka jalan menuju MotoGP.
Pecco memulai debut di kelas utama pada musim 2019 bersama Ducati.
Namun, dua tahun pertamanya berjalan penuh tantangan, dengan performa yang belum stabil.
Baca Juga: Tiga Laga Penting AFC Champions League Two 2025/26 Digelar Serentak di Tiga Negara
Setelah beradaptasi, ia tampil gemilang pada musim 2021 dengan finis di posisi kedua klasemen akhir.
Artikel Terkait
KONI Kota Bogor Siapkan Rp 22 Miliar Sambut Porprov Jawa Barat 2026
Balotelli: Mimpi Real Madrid, Penyesalan Barcelona, dan Mengapa Kariernya Belum Berakhir
FIFA Umumkan Kabar Baik, Bintang Vietnam-Amerika Chung Nguyen Do Bisa Tampil di SEA Games 2025
Jadwal Putaran 1 Liga Primer Inggris: Manchester United Vs Arsenal
Langkah Awal Tim Promosi di Super League 2025/26 Harus Diwaspadai