SportlinkNews - Dalam perjalanannya di dunia balap, Marc Marquez mengaku memiliki panutan.
Menariknya, ia menyebut Valentino Rossi, salah satu rival terbesarnya di masa lalu, sebagai sosok yang menginspirasinya.
Apalagi kini Marquez memiliki jumlah gelar MotoGP yang sama dengan Rossi, yaitu tujuh gelar juara dunia.
Meski mengagumi Rossi, tapi figur utama yang menginspirasinya justru mantan rekan setimnya, Dani Pedrosa.
Baca Juga: Federal Oil Ajak Alex Marquez dan Fermin Aldeguer Sapa Penggemarnya di Jakarta
"Ya, tentu saja Valentino adalah salah satu pahlawan saya. Tapi Dani Pedrosa adalah referensi utama saya dalam balapan," ujar Marquez saat sesi tanya jawab di Meet & Great Ducati Riders di Autograph Tower, Jakarta, Selasa, 30 September 2025.
Namun, seiring perjalanan waktu, situasi berbalik. Dari seorang pendatang baru yang mengidolakan rider-rider besar, kini Marquez mengaku merasa terhormat menjadi sosok senior yang dihormati generasi muda di MotoGP.
Baca Juga: Villarreal Vs Juventus: Prakiraan Susunan Pemain, Momen Istimewa Marcelino
"Ketika saya datang ke MotoGP pertama kali, saya hanyalah anak muda yang melihat para pahlawan saya. Tapi sekarang kebalikannya, saya justru menjadi salah satu yang tertua, dan para pembalap muda datang dengan kekuatan luar biasa," tutur Marquez.
Pesan khusus
Marquez pun menyampaikan pesan khusus untuk para pembalap muda Indonesia.
Rider Ducati itu menekankan pentingnya keberanian untuk mencoba dan terus mengejar mimpi, meski jalan menuju puncak tidak pernah mudah.
"Maksud saya, saran utamanya adalah mencoba. Kejarlah mimpi kalian dan tentu saja terus mencoba dalam hidup, karena memang tidak ada yang mudah," ungkapnya.
Baca Juga: Napoli Vs Sporting CP: Prakiraan Susunan Pemain, Conte Dihadapkan Krisis Pertahanan
Juara dunia tujuh kali itu juga menyoroti perkembangan positif dunia balap di Indonesia.