SportlinkNews - Teknologi dan ilmu olahraga merevolusi segalanya—kinerja atlet, keterlibatan penggemar, dan bahkan seluruh lapangan—baik secara harfiah maupun metaforis.
Berikut adalah tujuh tren dan inovasi ilmu olahraga dan teknologi olahraga yang patut dicermati dalam aplikasi olahraga:
1. Aplikasi Pelatihan Olahraga AI
Kecerdasan buatan menjadi pengubah permainan dalam ilmu olahraga, terutama ketika digabungkan dengan biomekanika olahraga.
Baca Juga: Sport Science Jadi Kunci UMS dalam Pembinaan dan Regenerasi Atlet
Aplikasi pelatihan AI menggunakan visi komputer dengan estimasi pose secara real-time, sehingga memberikan wawasan tentang gerakan atlet secara real-time, sehingga memungkinkan mereka memberikan umpan balik yang bermanfaat untuk peningkatan teknik dan pencegahan cedera.
Aplikasi lain, seperti BeOne Sports, telah mengadaptasi AI untuk menggabungkan teknologi penangkapan gerak dengan analitik data guna meningkatkan pelatihan dan rehabilitasi, merevolusi cara atlet berlatih di seluruh dunia, bahkan di pasar negara berkembang seperti ilmu olahraga di India.
2. Teknologi yang Dapat Dikenakan dan Analitik Performa
Perangkat yang dapat dikenakan telah menjadi semakin integral dalam ilmu olahraga.
Baca Juga: Atletico Madrid Obok-obok Eintracht Frankfurt, Griezmann Tembus 200 Gol
Dari detak jantung, gerakan, hingga performa otot, perangkat ini merekam segalanya dan menyediakan data yang jauh lebih baik untuk analisis performa.
Asisten AI membantu sektor teknologi olahraga memproses data tersebut untuk mengoptimalkan strategi latihan dan pertandingan.
Perusahaan seperti PlaySight telah menggunakan sensor untuk melacak tindakan pemain secara otomatis selama latihan.
Tren ini semakin pesat di sektor teknologi olahraga India seiring meningkatnya permintaan akan perangkat semacam itu.
Baca Juga: Galatasaray 1 Liverpool 0: Keputusan Slot Menjadi Bumerang
3. Penyiaran Imersif dengan AR
Realitas tertambah (augmented reality) mengubah cara penggemar olahraga terhubung dengan siaran olahraga.
Misalnya, pada tahun 2023, Apple dan Disney bekerja sama untuk menghadirkan AR ke siaran langsung olahraga.
Artikel Terkait
Jelang MotoGP Indonesia 2025: Marquez Akui Punya Hubungan Cinta-Benci dengan Mandalika
Klub La Liga Menggugat Federasi Sepak Bola Malaysia atas Naturalisasi Pemain Ilegal
Kairat Almaty 0-5 Real Madrid: Mbappe Cetak Hattrick
PON Bela Diri Tahun 2025 Digelar dengan Semangat Kolaborasi demi Sukseskan Asta Cita
Brooks Nader Tampil Tanpa Bra dalam Balutan Gaun Terjun di Milan Fashion Week