Masalah yang tak kunjung terpecahkan hingga balapan terakhir menjadi peringatan serius bagi Ducati.
Tardozzi berharap tes pasca-musim pada Selasa (18/11/2025) di lintasan yang sama dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Kroasia Kunci Tiket Piala Dunia 2026, Lolos untuk Ketujuh Kalinya
Meski begitu, Tardozzi tetap menegaskan keyakinannya kepada Bagnaia.
Ia mengingatkan bahwa sang pebalap tetaplah juara yang mampu beradaptasi dan menemukan jalannya kembali.
Mulai Senin setelah balapan, Ducati akan mulai bersiap menyongsong musim baru dengan harapan bisa memberikan sesuatu yang lebih baik bagi Bagnaia.
Baca Juga: Kolaborasi AC Milan dan Rossignol Hadirkan Koleksi Musim Dingin Terbaru
Tardozzi juga menjelaskan bahwa ia belum mengetahui detail rencana uji coba dari Luigi Dall’Igna beserta tim teknik.
Namun, ia memastikan bahwa Ducati ingin memulai musim baru dengan pendekatan segar dan tetap menargetkan Bagnaia untuk kembali bersaing di barisan depan, termasuk menembus kualifikasi 2.
Dari sisi teknis, ruang gerak Ducati cukup terbatas karena pembekuan spesifikasi mesin yang kembali berlaku untuk musim depan menjelang regulasi baru.
Ducati hanya dapat memilih antara spesifikasi GP25, yang juga disebut GP24,9, atau GP24.
Bagnaia berpeluang menggunakan GP24, asalkan Marc Marquez sebagai rekan setim juga menyetujui pilihan tersebut, sebab tim pabrikan tanpa konsesi hanya boleh mendaftarkan satu spesifikasi mesin.
Tardozzi menyebut ada komponen baru yang sedang diuji untuk calon motor Ducati Desmosedici GP26.
Baca Juga: Makalou On Fire, Diawara Waspadai Indonesia: Mali Tak Anggap Remeh Garuda Muda