Pembalap berjuluk The Ant of Cervera itu menegaskan bahwa Ducati membutuhkan Bagnaia kembali ke level tertingginya.
Baca Juga: Cyrus Margono Resmi Tinggalkan KF Dukagjini, Terbuka Peluang Gabung Klub Indonesia
Menurutnya, performa solid kedua pembalap bukan hanya baik bagi tim, tetapi juga meningkatkan kualitas persaingan internal.
“Kami membutuhkan Pecco untuk kembali ke performa terbaiknya, karena dia sangat sensitif terhadap motor dan dapat sangat membantu di masa depan,” ucap Marquez.
Marquez melihat Bagnaia masih memiliki kecepatan dan potensi besar untuk tampil kompetitif.
Baca Juga: Nama Van Bronckhorst Muncul sebagai Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Ini Respons dari Belanda
Ia mencontohkan performa impresif Bagnaia di Sirkuit Motegi yang membuktikan bahwa rivalnya itu belum kehilangan sentuhan terbaik.
“Bagi saya, kecepatan Bagnaia tidak dapat dibantah, dia telah menunjukkannya dalam balapan seperti Motegi,” ujar Marquez, dikutip dari AS.
“Dalam balapan tersebut, dia mencetak 37 poin (menang sprint race dan Grand Prix).”
“Saya ada di sana, tetapi saya tidak dapat mengejarnya di titik mana pun,” imbuhnya.
Menatap musim 2026, Marquez berharap Bagnaia memanfaatkan masa jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi fisik dan mental.
Ia percaya bahwa waktu istirahat yang cukup akan mengembalikan performa Bagnaia sebelum turun di tes pramusim.
Baca Juga: Indonesia Sabet Gelar Juara Umum Asean School Games 2025 Singkirkan Thailand
“Dua bulan sudah cukup untuk mengatur ulang semuanya,” kata Marquez.