“Mulai sekarang, untuk hal-hal yang tidak dapat saya kendalikan, kita lihat saja nanti, tetapi saya pikir saya memberikan lebih dari cukup alasan untuk memiliki motor yang bagus tahun depan,” ucap Joan Mir.
Sementara itu Luca Marini juga berada di persimpangan jalan. Masuknya Fabio Quartararo membuat Mir atau Marini harus memberi jalan bagi pembalap Prancis tersebut.
Ada juga kemungkinan Honda akan melepas kedua pembalapnya saat ini, dengan pembalap seperti Diogo Moreira dari LCR dan pembalap Moto2 David Alonso menunggu di belakang layar.
Baca Juga: Tim Voli Pantai Indonesia Tundukkan Jepang, Tembus Perempat Final Asian Beach Games Sanya 2026
Pilihan antara Mir dan Marini tetap sulit. Meskipun tahun 2025 menunjukkan bahwa Mir memiliki potensi yang lebih tinggi, Marini sangat dihargai oleh petinggi Honda karena keahlian teknisnya.
Marini sebelumnya berdiskusi dengan Yamaha untuk menggantikan Quartararo, tetapi merek yang berbasis di Iwata tersebut telah memilih Ai Ogura sebagai gantinya.
Ketika ditanya apakah ambisi Honda untuk memiliki tiga tim di grid akan membantu usahanya untuk tetap bersama pabrikan Jepang tersebut, ia berkata: “Saya belum mendengar apa pun tentang itu."
Baca Juga: Oman Umumkan Duel Kontra Timnas Indonesia di Jakarta
"Namun, bagaimanapun juga, itu tidak akan banyak berpengaruh bagi saya jika Honda menurunkan enam motor di lintasan tahun depan."
"Yang saya inginkan adalah tetap bersama tim pabrikan. Kami melakukan pekerjaan yang hebat; motornya jelas telah mengalami peningkatan.”
Ia menambahkan: “Dari sudut pandang pabrikan, lebih banyak motor di lintasan lebih baik. Lebih banyak data dan lebih banyak peluang untuk berjuang meraih hasil yang lebih baik."
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)