SportlinkNews - Marc Marquez tersenyum mencapai tujuannya untuk bertarung dengan pembalap top selama debut balapan MotoGP Gresini Ducati di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar pada Minggu (10/3).
Mantan pembalap Repsol Honda itu mencatatkan start terbaiknya di musim MotoGP sejak 2019 meski sempat turun ke posisi ketujuh pada lap pembukaan yang buruk, Sabtu (9/3).
Juara dunia delapan kali itu mencatatkan putaran tercepat pada balapan tersebut dengan melewati pebalap pabrikan Jack Miller (KTM), Enea Bastianini (Ducati) dan Aleix Espargaro (Aprilia).
Baca Juga: Marc Marquez Masih Kencang Basah-basahan di Sirkuit Internasional Lusail
Hal itu secara singkat menempatkan Marquez di jalur roda juara bertahan Ducati Francesco Bagnaia dan berpotensi naik podium.
Namun, Espargaro yang terlambat membalas dan Marquez mengambil alih posisi kelima, 1,872 detik dari pemenang balapan Jorge Martin (Pramac Ducati).
Pada malam ketika mantan rekan setimnya Joan Mir yang berada di posisi teratas Honda hanya berada di urutan ke-15, hasil yang diperoleh Marquez juga membenarkan keputusannya untuk meninggalkan HRC setahun lebih awal.
“Ada senyuman [saat saya melepas helm] karena saya bertarung dengan pembalap top di Qatar, yang merupakan sirkuit di mana biasanya saya melaju sangat jauh pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Marquez kepada MotoGP.com.
“Saya berada di sana bertarung dengan para pebalap papan atas, dan bahkan mengejar mereka di salah satu bagian balapan.
“Kesalahan terbesar saya adalah lap pertama, di mana saya kehilangan beberapa waktu, tapi selain itu saya senang dan juga kami belajar beberapa hal yang besok harus kami tingkatkan jika ingin menjalani balapan paruh kedua dengan baik.”
Marquez menjelaskan, dirinya belum merasa cukup nyaman untuk menyerang di awal.
“Bersama Honda, saya mampu menyerang dengan baik pada awalnya, namun dengan [Ducati] ini, saya masih belum mengetahui reaksi motornya dan saya tidak menyerang dengan baik. Banyak pembalap yang menyalip saya di 2-3 tikungan pertama. Mari kita lihat apakah besok kita dapat mengelola situasi tersebut dengan lebih baik dan menjadi lebih konstan.”
Meski finis hanya 1,1 detik dari Espargaro dan naik podium, Marquez menegaskan dia tidak menyangka akan menyemprotkan sampanye pada hari Minggu.
“Tidak, tidak, tidak, kami belum siap memperebutkan podium,” ujarnya. “Ada empat atau lima orang yang lebih cepat dari kami."