Namun, akhir pekan yang gemilang di Silverstone—di mana ia berhasil menyesuaikan motor sesuai keinginannya kembali—membantunya memulihkan kepercayaan diri.
Perubahan ini didorong oleh kembalinya penggunaan pengaturan yang pernah ia pakai saat meraih kemenangan dominan di Grand Prix Prancis pada bulan Mei, dipadukan dengan paket aerodinamika baru yang hanya ia gunakan di Inggris.
Martin berharap performanya di Silverstone menandai sebuah terobosan nyata, terutama karena kejuaraan kini akan berlanjut ke sirkuit-sirkuit yang secara tradisional cocok dengan gaya membalapnya.
Baca Juga: Juventus dan Adidas Rilis Jersey Ketiga untuk Musim 2026/27
"Hal yang penting bagi saya—jauh lebih penting daripada poin atau hasil akhir—adalah kami kembali memiliki kecepatan yang kompetitif," ujarnya.
"Saya lebih memilih bertarung demi kemenangan dan melakukan kesalahan [saat memimpin di barisan depan] daripada sekadar finis di posisi keenam setiap akhir pekan."
"Jadi, saya sangat senang bisa kembali kompetitif dan saya akan menikmati sisa musim ini," ujarnya.
Baca Juga: Pilih Uji Coba Lawan Brasil, India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
"Ada banyak balapan bagus yang menanti saya. Mungkin Aragon akan cukup menantang—kita tahu itu adalah sirkuit yang dikuasai Marc [Marquez]—tetapi balapan-balapan lainnya cukup cocok dengan gaya membalap saya, jadi saya sangat menantikannya," ucap Martin.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)