balap-motor

MotoGP 2024 Jadi Momentum Pemecahan Rekor Ducati

Jumat, 6 Desember 2024 | 19:57 WIB
Pembalap pabrikan Ducati Lenovo Team Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini (MotoGP)

Selain itu, setiap balapan setidaknya menghadirkan satu pembalap Ducati yang berdiri di podium balapan utama hari Minggu.

Jumlah finis 1-2 terbanyak: 17

Barangkali lebih mudah menyebutkan balapan di mana kita tidak menyaksikan Ducati finis 1-2 musim ini.

Baca Juga: Empat BUMN Pastikan Dukung Gelaran Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Abu Dhabi

Pertama kali terjadi pada pembuka musim di GP Qatar saat Binder merebut P2 di belakang Bagnaia.

Sementara GP Amerika adalah kedua kalinya Vinales dan Acosta berada di posisi pertama serta kedua untuk Aprilia dan KTM.

Berikutnya dan terakhir Ducati tak mengamankan finis 1-2 adalah di GP Indonesia, ketika Acosta menduduki posisi kedua di belakang Martin.

Baca Juga: Timnas Indonesia Pertimbangkan Carter Pesawat untuk ASEAN Cup 2024

Selain angka-angka di atas, Ducati juga merengkuh tiga gelar juara pembalap berturut-turut untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Itu juga merupakan kali kelima beruntun pabrikan Bologna memenangi mahkota Konstruktor – dan yang keenam secara total.

Rekor lima kali berturut-turut tersebut berarti Ducati menjadi konstruktor pertama yang mencapai prestasi seperti itu dalam era MotoGP.

Baca Juga: Dampak Kebanyakan Konsumsi Telur Ayam Negeri bagi Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui

Juga merupakan pabrikan keempat dalam sejarah kelas utama yang melakukannya setelah MV Agusta, Suzuki, dan Honda.

Selain itu, kini sudah ada 66 balapan di mana setidaknya satu pembalap Ducati naik podium di MotoGP.

Yang lebih mengesankan lagi adalah statistik barisan terdepan: 80 kali beruntun setidaknya ada satu Ducati yang start dari pole position, P2 atau P3.

Halaman:

Tags

Terkini