SportlinkNews - Timnas Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam ASEAN Cup 2024 dengan jadwal pertandingan yang padat dan perjalanan antarnegara yang memakan waktu.
Untuk mengatasi kendala tersebut, opsi menyewa pesawat (carter pesawat) kembali dipertimbangkan.
Namun, keputusan akhir mengenai hal ini berada di tangan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Baca Juga: Soroti Lini Pertahanan Persib, Bojan Hodak Lakukan Evaluasi Jelang Laga Melawan Zhejiang FC
Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menjelaskan bahwa padatnya jadwal pertandingan menjadi alasan utama dibukanya opsi carter pesawat.
Misalnya, di fase grup B, skuad Garuda harus menjalani jadwal yang cukup ketat.
Mereka dijadwalkan bertandang ke Myanmar pada 9 Desember, kemudian kembali ke Solo untuk menjamu Laos di Stadion Manahan pada 12 Desember.
Baca Juga: Bungkam Badai Pasifik, Malut United Masuk 10 Besar Klasemen Liga 2024/2025 Pekan ke-12
Hanya tiga hari berselang, mereka harus bertandang ke Vietnam, tepatnya ke provinsi Phu Tho, bukan ke ibu kota Hanoi.
Jadwal ini tentu menyulitkan, mengingat proses perjalanan reguler yang memakan waktu lebih lama.
Sumardji menjelaskan bahwa perjalanan dengan penerbangan komersial memerlukan beberapa kali transit.
Baca Juga: Brace Mohammed Rashid di Gawang Madura United Bawa Persebaya Pimpin Klasemen Liga 1 2024/2025
Misalnya, setelah pertandingan di Myanmar, Timnas Indonesia harus transit hingga tiga kali untuk mencapai Solo.
Hal yang sama berlaku untuk perjalanan ke Vietnam, di mana skuad harus transit di Jakarta, kemudian di Singapura atau Malaysia, sebelum akhirnya tiba di Vietnam.
Artikel Terkait
Pemenang Gran Gala del Calcio 2024: Inter Mendominasi Top XI
Dani Olmo Kembali Starter saat Barcelona Melawan Mallorca
Ronaldinho Jadi Kakek di Usia 45 Tahun, Pacar Joao Mendes Hamil Muda
Mallorca Vs Barcelona: Hansi Flick Tegaskan Satu Kata, Berjuang!
Bernie Ecclestone Jual Koleksi Mobil F1 Langka, Harganya Nggak Ketulungan