Perangi Pembajakan Siaran Olahraga Sepak Bola di Eropa, Tiga Institusi Berkumpul di Madrid

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 29 Maret 2025 | 07:00 WIB
Koalisi anti pembajakan Eropa berkumpul di Madrid (LaLiga)
Koalisi anti pembajakan Eropa berkumpul di Madrid (LaLiga)

SportlinkNews - Pembajakan siaran olahraga langsung masih menjadi momok yang merugikan bagi para stakeholder terkait, khususnya pada siaran langsung sepak bola di Eropa.

Sports Rights Owners Coalition (SROC) alias Koalisi Pemilik Hak Olahraga yang beranggotakan LaLiga, European Union Intellectual Property Office (EUIPO)/Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa, dan anggota Parlemen Eropa bertemu di Madrid.

Berkumpulnya mereka untuk menyoroti pentingnya memperkuat dialog dan melanjutkan kolaborasi dalam perang melawan pembajakan.

Baca Juga: Liverpool Siap Korbankan Dua Bek Demi Gaet Alexander Isak

Tujuan pertemuan tersebut adalah untuk berbagi informasi tentang bagaimana distribusi konten olahraga ilegal dilakukan dan bagaimana model bisnis di sekitar aktivitas kriminal ini beroperasi.

Selain itu, SROC mengusulkan solusi untuk mengatasi masalah ini, khususnya mengadvokasi penerapan instrumen regulasi oleh Uni Eropa.

Regulasi tersebut mengharuskan perantara tertentu untuk segera menghapus konten langsung yang ilegal atau, paling lambat, selama siaran langsungnya.

Baca Juga: Menanti Duel Ducati dan BMW di Putaran Dua WorldSBK Portugal 2025

Kewajiban ini akan membantu mengatasi pembajakan konten langsung, yang menuntut tindakan segera dari perantara untuk melindungi nilai ekonominya.

Joao Negrao, Direktur Eksekutif EUIPO, menyatakan, “Pembajakan acara langsung terus berkembang—menjadi lebih canggih, lebih meluas, dan lebih merusak. Respons kita juga harus berkembang."

"Saat ini, kita memiliki kesempatan untuk menilai tantangan yang akan datang dan memperkuat upaya kolektif kita untuk menjaga integritas olahraga langsung,” katanya.

Baca Juga: Manchester United Incar Striker Muda Yunani untuk Gantikan Rasmus Hojlund

Sedangkan Mark Lichtenhein, Ketua SROC mengataka, “Tidak adanya upaya hukum yang mengikat tidak hanya sangat merusak bisnis olahraga tetapi juga memungkinkan pasar gelap yang tidak terhalang untuk kejahatan terorganisasi berkembang pesat."

"Oleh karena itu, lebih mendesak dari sebelumnya bahwa aturan hukum diterapkan dengan benar di area ini,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: LALIGA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jude Bellingham Beralih ke Kriket

Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB

Jelang Piala Dunia 2026, David Beckham Makin Cuan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:53 WIB
X