SportlinkNews - Major League Soccer (MLS) terus menunjukkan perkembangan pesat, tidak hanya dari sisi popularitas tetapi juga dalam hal pendapatan komersial.
Laporan Year In Review 2024 dari Sponsor United mengungkapkan bahwa MLS mencatat persentase tertinggi pendapatan sponsor baru di antara semua liga olahraga profesional utama di Amerika Serikat.
Tercatat, 18 persen dari total pendapatan tim MLS tahun lalu berasal dari kesepakatan sponsor baru.
Baca Juga: Sandy Walsh Resmi Absen Bela Timnas Indonesia, Jordi Amat Kembali Latihan
Angka ini mengungguli NBA dan NHL yang masing-masing mencatat pertumbuhan 15 persen.
Dari sisi total pertumbuhan pendapatan sponsor tim, MLS menempati posisi kedua dengan peningkatan sebesar 13 persen menjadi 665 juta dollar AS, hanya tertinggal dari Major League Baseball (MLB) yang tumbuh 16 persen.
Selama 2024, MLS juga mengalami peningkatan dalam jumlah merek yang terlibat.
Baca Juga: Krisis Bek Kanan, Timnas Indonesia Bisa Andalkan Asnawi Mangkualam Lawan China dan Jepang
Tercatat, ada kenaikan 11 persen dalam jumlah brand yang bermitra dengan liga ini.
Jumlah total kesepakatan sponsor juga meningkat 11 persen menjadi 1.869 kontrak.
Selain itu, 16 persen dari keseluruhan kontrak sponsor berhasil diperpanjang, mencerminkan kepercayaan jangka panjang terhadap prospek bisnis MLS.
Baca Juga: Liga Primer Kirim Pelatih untuk Pengembangan Sepak Bola Akar Rumput di Singapura
Kehadiran Lionel Messi di Inter Miami sejak dua tahun lalu menjadi pendorong besar kebangkitan MLS.
Selain Messi, sejumlah nama besar lain seperti Luis Suarez, Marco Reus, dan Jordi Alba turut meramaikan kompetisi, memberikan efek domino pada minat sponsor dan penggemar.
Artikel Terkait
Manchester City Kepincut Tijjani Reijnders, Siap Gelontorkan 70 Juta Euro
Liverpool FC Resmi Rekrut Jeremie Frimpong dari Bayer Leverkusen
10 Fakta Menarik yang Perlu Diketahui Tentang Jeremie Frimpong
Liverpool Peringati Tragedi Mengerikan di Stadion Heysel 40 Tahun Silam
Final Liga Champions: Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi Siapkan Strategi Meredam Pemain PSG