Misalnya, Cincinnati Open membayar sekitar $6,8 juta kepada pemain pria pada tahun 2024 dan hanya $3,2 juta kepada pemain wanita, sementara disparitas hadiah uang di turnamen tingkat rendah bahkan lebih buruk.
Pada tahun 2022, Iga Swiatek begitu dominan di lapangan sehingga ia hampir menjadi wanita pertama yang menjadi pemain tenis dengan bayaran tertinggi dalam satu musim sejak 2003, ketika Kim Clijsters ($4,47 juta) mengungguli Roger Federer ($4 juta).
Namun, pada tahun 2024, kesenjangan gaji berdasarkan gender di puncak olahraga ini masih sama besarnya seperti satu dekade sebelumnya.
Baca Juga: Debutan Tercantik Wimbledon Carson Branstine Dicap Alien karena Memiliki Fitur Maskulin
10 pemain pria teratas secara kolektif memperoleh $80,7 juta pada tahun 2024, 41% lebih banyak dari $57,4 juta yang diperoleh 10 pemain wanita teratas.
Dalam lanskap olahraga profesional global, tenis masih menawarkan potensi penghasilan terbesar bagi perempuan, dengan enam dari 10 atlet perempuan dengan bayaran tertinggi pada tahun 2024 bermain tenis.
Banyak turnamen telah berkomitmen untuk menawarkan kesetaraan gaji di masa mendatang, tetapi masih banyak yang harus dilakukan untuk menutup kesenjangan tersebut secara keseluruhan.
Bintang tenis pria juga mendapatkan keuntungan signifikan dari kumpulan bonus ATP, yang berbagi keuntungan tambahan dengan para pemain top dunia, dengan pembayaran yang didasarkan pada peringkat akhir tahun dan partisipasi dalam sejumlah turnamen tingkat 1000.
Baca Juga: Baru Tiba di Paris, Skuat Indonesia Langsung Tancap Gas Jelang Kejuaraan Dunia 2025
Jumlah bonus tersebut membengkak menjadi $21,3 juta pada tahun 2023, dan tetap demikian hingga tahun 2024.
Petenis mana yang memiliki hadiah uang terbanyak?
Bagi kedua gender, tenis didominasi secara finansial oleh para elit.
Tahun lalu, Sinner mendapatkan hampir lima kali lipat pendapatan pria dengan bayaran tertinggi ke-10, Stefanos Tsitsipas, dan Sabalenka mendapatkan lebih dari tiga kali lipat pendapatan wanita dengan bayaran tertinggi ke-10, Emma Navarro.
ATP Finals dan WTA Finals keduanya memiliki hadiah uang yang melebihi $14 juta tahun lalu.
Baca Juga: Giorgio Armani Rancang Busana Formal untuk Klub Sepak Bola Juventus di Italia
Turnamen-turnamen ini hanya mengikutsertakan delapan pemain teratas dalam peringkat, yang berkontribusi pada distribusi hadiah uang terbesar dalam tenis. Turnamen-turnamen ini pada dasarnya adalah ajang "si kaya makin kaya" untuk mengakhiri musim.
Artikel Terkait
US Open 2025 Pecahkan Rekor Hadiah Uang Terbesar dalam Sejarah Tenis
Masa Depan Atlet Tenis Meja Dipengaruhi Dayung Pingpong yang Cerdas
Buka Turnamen Gateball Internasional Ketum KONI Pusat Dorong Digelarnya Sport Tourism
Patrick Kluivert Panggil 27 Pemain, Beckham Putra Antusias Bela Timnas Indonesia
Hasil Super League: Persebaya Tundukkan Bali United, 7 Gol Tercipta di Gelora Bung Tomo
Manchester City Tumbang di Kandang Sendiri, James Trafford Jadi Biang Kerok