SportlinkNews - Selama dekade terakhir, Liverpool seolah telah memenangkan segalanya. Termasuk pencapaian keenam di Liga Champions dan gelar Liga Primer pertama dalam 30 tahun terakhir.
Liverpool tampak cukup impresif. Fakta bahwa era Jurgen Klopp mencapai puncak kejayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Tapi, di balik itu, dengan pengeluaran bersih yang jauh lebih rendah daripada para pesaingnya, kisah sukses The Reds belakangan ini justru semakin memperkaya kisah sukses mereka.
Di bawah kepemimpinan FSG yang teliti namun berprestasi, Liverpool kerap dipuji atas strategi bisnis mereka yang telah membuat klub mempertahankan pijakan keuangan yang solid.
Baca Juga: Mo Salah Menangkan PFA Player of the Year, Tamparan Keras Dua Klub Manchester
Sementara para pemilik klub-klub top Eropa lainnya melirik dengan cemas kebijakan transfer yang sembrono di masa lalu, The Reds justru jauh dari regulasi Financial Fair Play yang menjerat klub-klub seperti Chelsea dan Manchester City.
Meskipun demikian, loyalitas mereka kepada pemain-pemain yang telah lama bermain membuat tagihan gaji mereka terkadang cukup ketat, dengan 12 pemain mendapatkan setidaknya £100.000 per minggu atau sekitar Rp 2 miliar.
Dengan menggunakan Capology untuk mengumpulkan sisa data, gaji setiap pemain Liverpool telah dikaji - dan hasilnya masih menjadi penyegaran bagi mereka yang muak dengan sisi sepak bola yang buruk dan gemar mencari uang.
Baca Juga: Klasemen dan Hasil Pertandingan Liga Inggris: Arsenal, Tottenham dan Liverpool Belum Tersentuh
Kiper
Para penjaga gawang Liverpool paling membanggakan kehati-hatian klub. Alisson adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia sepak bola.
Namun, terlepas dari pengakuan global ini, gaji mingguannya sebesar £150.000 (Rp 2,9 miliar) bahkan tidak menempatkannya di antara lima penjaga gawang dengan gaji tertinggi di dunia.
Daftar ini justru dipuncaki oleh Manuel Neuer, yang berpenghasilan £339.000 per minggu (Rp 6,5 miliar).
Baca Juga: Evolusi Pelatihan Olahraga: Bagaimana Teknologi Mengubah Permainan
Pemain Brasil ini telah menyelamatkan timnya berkali-kali, sehingga pembayaran yang besar di akhir setiap pekan akan lebih dari sekadar dibenarkan.
Artikel Terkait
Bocah 16 Tahun Tentukan Kemenangan Liverpool di Menit 100 Melawan Newcastle
Lamine Yamal Kecantol Wanita 7 Tahun Lebih Tua, Ini Sosok Nicki Nicole
Anggota DPR RI Sentil Erick Thohir, Sampai Kapan Ajukan Pemain Naturalisasi
Pemain Naturalisasi Terpeleset Lidah, Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia Tiba-tiba Mengundurkan Diri
Bintang Barcelona Ditawari Posisi Awal di Chelsea, Proposal Lagi Dipertimbangkan