“Jadi pekerjaan rumah ke depan, setelah industri alat olahraga yang sudah tumbuh ini bagaimana dapat mendorong peningkatan prestasi olahraga. Melalui penyelenggaraan ISFEX ini, jadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, asosiasi, dan komunitas olahraga, untuk prestasi yang baik,” katanya.
Reni mengungkapkan saat ini ada 128 unit usaha yang bergerak di bidang unit alat olahraga dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 15.663 orang. Untuk skala industri menengah, telah dilakukan pembinaan melalui sentra industri usaha menengah dan kebijakan inklusif.
Baca Juga: Inter 2-0 Lazio: Lautaro Martinez Inspirasi Puncak
Dia memberikan saran untuk melibatkan Kementerian Dikdasmen agar memperkenalkan para siswa mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan peralatan olahraga buatan dalam negeri.
Kemudian, mengembangkan minta dan bakat siswa dalam bidang olahraga sesuai dengan peralatan yang digunakan. Dengan memperkenalkan sejak dini peralatan olahraga buatan Indonesia dapat menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan pada produk dalam negeri.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Ketum KONI di UNP: Perguruan Tinggi Jadi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi
MotoGP Portugal: Marco Bezzecchi Kuasai Sirkuit Portimao, Alex Marquez dan Pedro Acosta Bersaing Ketat
Atalanta 0-3 Sassuolo: Penyelamatan Gila Jay Idzes Berisiko Cedera Mata
Man City 3 Liverpool 0: Doku Menjadi Bintang Saat Laga ke-1.000 Pep Guardiola Berakhir dengan Kemenangan
Xavi Alonso Jelaskan Penampilan Buruk Real Madrid Melawan Rayo Vallecano