SportlinkNews - UEFA mengundang tawaran dari calon sponsor dalam kategori pertukaran kripto untuk mengisi portofolio sponsor Liga Champions dan telah menerima satu tawaran dari sektor tersebut.
Kesepakatan tersebut akan berlaku untuk siklus komersial yang berlangsung dari 25-2024 hingga 2026-27. Proses penjualan sponsorship global ditangani oleh agen Pemasaran Tim.
UEFA dan Tim kembali ke sektor kripto setelah sebelumnya melewatkan perjanjian yang sangat menguntungkan dengan Crypto.com, seperti yang diungkapkan secara eksklusif oleh SportBusiness pada Agustus 2022. Merek kripto tersebut sempat didapuk sebagai pengganti Gazprom.
Baca Juga: Lima Tren Utama yang Mendorong Bisnis Olahraga
Kesepakatan itu akan berlangsung dari 2021-22 hingga 2026-27 dan bernilai sekitar €100 juta (saat itu $99,9 juta) per musim, menjadikannya salah satu sponsor terbesar UEFA, namun gagal pada menit-menit terakhir. Hal ini dipahami sebagai tahap negosiasi paling maju di mana kesepakatan komersial UEFA pernah gagal.
Berakhirnya negosiasi secara tiba-tiba diperkirakan tidak ada kaitannya dengan krisis keuangan yang melanda sektor kripto.
Masalah ini dikatakan terkait dengan nasihat hukum yang diambil perusahaan mengenai diskusinya dengan regulator nasional di beberapa wilayah utama, termasuk Inggris, Perancis dan Italia, mengenai cakupan izin perdagangan dan operasinya.
UEFA dan Tim juga memasuki pasar pada tahun 2021 untuk hak sponsor kripto regional, serta hak lisensi Liga Champions dalam mata uang kripto, token non-fungible (NFT), dan ruang token penggemar, yang diberikan kepada Socios pada Februari 2022.
Pihak yang berminat dalam tender harus mengajukan penawaran selambat-lambatnya pukul 17.00 (CET) pada 20 Maret.
Sejauh ini, UEFA resmi mengumumkan tiga sponsor Liga Champions untuk siklus tiga tahun ke depan.
Bulan lalu, merek pesan-antar makanan Just Eat Takeaway.com memperpanjang sponsornya pada kompetisi klub pria UEFA setelah proses tender diluncurkan pada bulan Juni.
SportBusiness menyampaikan kabar bahwa PepsiCo adalah merek pertama yang memperbarui kesepakatan tingkat Mitra Global pada bulan Juni dan mengungkapkan pada bulan Agustus bahwa Heineken juga telah memperpanjang kontraknya dari 2024-25 hingga 2026-27.
Pada bulan Juli, UEFA meluncurkan proses tender dalam kategori logistik, yang didahului dengan undangan tender untuk kategori pembuat jam tangan pada bulan Mei dan panggilan pada bulan April untuk menyatakan minat dari sektor otomotif dan perjudian.
Artikel Terkait
Komentar The Daddies Usai Ditekuk Pasangan India Nomor 1 Dunia
Tiga Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar All England
The Exocet Ellyas Pical Runtuhkan Dunia, Densu Sempat Tolak Perankan Film Biopik Legenda Tinju
Atlet Patut Ikuti Pola Gerakan Dasar yang Tepat Ini
Indra Sjafri Panggil 4 Pemain Keturunan Perkuat Timnas U-20 Indonesia Lawan Cina