Rencananya, Insights Engine yang dikembangkan oleh IBM bersama tim Riset dan Pengembangan UFC akan diperkenalkan pada awal tahun 2025.
Baca Juga: Adidas dan Timnas Argentina Rayakan 50 Tahun Kemitraan dengan Jersey Edisi Khusus
Teknologi ini akan diintegrasikan ke berbagai platform konsumen UFC, termasuk program pra-acara, siaran Pay-Per-View UFC, media sosial UFC, hingga papan video di arena pertandingan.
Grafik, wawasan, dan statistik yang ditampilkan dalam siaran nantinya akan diperkaya dengan merek IBM, memberikan sentuhan inovatif yang memadukan data canggih dan estetika visual.
Jonathan Adashek, Wakil Presiden Senior Pemasaran dan Komunikasi di IBM, menambahkan bahwa kolaborasi ini tak hanya membawa manfaat bagi penggemar masa kini, tetapi juga generasi penggemar MMA mendatang.
Baca Juga: Kalah dari Jepang, Timnas Indonesia Dapat Sorotan Positif dari Media Amerika Serikat
"Dengan menggunakan watsonx dan model Granite, UFC dapat mengoptimalkan operasi digital mereka, sekaligus memanfaatkan data pertandingan yang sudah ada untuk menciptakan pengalaman baru bagi para penggemar," jelasnya.
Kemitraan UFC dan IBM ini tidak hanya menjadi terobosan dalam menghadirkan pengalaman menonton yang lebih mendalam, tetapi juga memberikan contoh bagaimana teknologi AI dapat diterapkan untuk mengubah cara olahraga dinikmati secara global.
Langkah ini sejalan dengan upaya UFC untuk terus berinovasi dan meningkatkan hubungan dengan penggemar di era digital.
Baca Juga: Jay Idzes: Timnas Indonesia Harus Bangkit Usai Kekalahan Telak dari Jepang
Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, UFC dapat menyajikan informasi yang lebih akurat, relevan, dan menarik, menjadikan olahraga MMA semakin dekat di hati para penggemar.***
Artikel Terkait
Arab Saudi Hadapi Indonesia di Jakarta dengan Skuad Pincang, 2 Pemain Kunci Cedera
Red Sparks Berbenah, Ko Hee-jin Soroti Performa Lini Serang Jelang Putaran Kedua
Erick Thohir Tegaskan Evaluasi Total untuk Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Jepang
Catatan Kualifikasi Piala Duni 2026: Kalah dari Jepang, Bukan 'Kiamat'!
Jonatan Christie Tumbang, Gregoria Lolos ke Final Kumamoto Masters 2024