"Kami tidak sabar untuk segera memulai kolaborasi ini,” tuturnya.
Baca Juga: Ini Alasan Dipilihnya Cabang Olahraga Beladiri Beraksi di Jakarta Martial Arts Extravaganza
Sementara itu, Managing Director Ticketmaster Sport, Chris Gratton, juga menyambut antusias kemitraan ini.
“Chelsea FC adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola, dan kami bangga menjadi bagian dari perjalanan mereka,” kata Gratton.
“Tujuan utama kami adalah menyederhanakan pengalaman pembelian tiket bagi para penggemar."
Baca Juga: Met Gala 2025: Semua yang Perlu Anda Ketahui, Lewis Hamilton Panitia
"Kami siap memulai kerja sama ini dan memastikan setiap pendukung mendapatkan pengalaman terbaik yang pantas mereka terima sebagai fans The Blues,” tambahnya.
Fenomena kolaborasi klub sepak bola dengan platform tiket digital bukan hal baru di Inggris.
Klub-klub Premier League mulai banyak menjalin kerja sama serupa.
Baca Juga: Marselino Cetak Gol untuk Oxford United, tapi Penggemar Sepak Bola Indonesia Menyayangkan
Manchester City, misalnya, baru-baru ini menjalin kemitraan dengan Viagogo, platform tiket global.
Namun, kemitraan tersebut memicu reaksi negatif dari sebagian pendukung Man City yang merasa harga tiket menjadi tidak terjangkau akibat ulah pihak ketiga.
Protes pun sempat terjadi dalam laga City kontra Leicester City, di mana fans melakukan aksi diam selama sembilan menit di awal pertandingan sebagai simbol keberatan terhadap sembilan mitra tiket klub saat ini.
Baca Juga: Prediksi Liga Champions: Bukan Barcelona atau Inter
Dengan situasi tersebut, Chelsea tampaknya berupaya menempuh pendekatan berbeda dengan menggandeng Ticketmaster yang memiliki reputasi dalam keamanan dan kemudahan akses, sembari berkomitmen mengatasi permasalahan calo tiket di kalangan pendukung mereka.