SportlinkNews - Pemilik INEOS, Sir Jim Ratcliffe, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menjual saham mayoritas di klub Ligue 1 Prancis, OGC Nice.
Langkah ini dilakukan demi memperbesar fokusnya terhadap kepemilikan minoritasnya di klub raksasa Inggris, Manchester United.
Menurut laporan The Athletic, INEOS telah menunjuk bank investasi Lazard untuk memimpin pencarian pembeli potensial.
Baca Juga: Rekam Jejak Inter Milan dan PSG Menuju Final Liga Champions di Munich Jerman
Nilai yang diharapkan dari penjualan Nice disebut mencapai 250 juta euro.
Ratcliffe sebelumnya membeli Nice pada 2019 sebagai bagian dari ekspansi grup INEOS Football, yang juga menaungi klub Swiss FC Lausanne-Sport dan kini Manchester United.
Meskipun Nice berada di posisi empat besar Ligue 1 musim ini dan secara konsisten berada di papan atas sejak diambil alih INEOS, Ratcliffe mengaku sudah tidak lagi menikmati menyaksikan pertandingan klub tersebut.
Dalam wawancara dengan The Times pada Maret 2025, miliarder asal Inggris itu menyatakan bahwa minimnya persaingan di liga Prancis membuatnya kehilangan ketertarikan untuk mengikuti langsung laga-laga Nice.
"Aku sebenarnya tidak begitu menikmati menonton Nice karena meski ada pemain bagus, level sepak bolanya tidak cukup tinggi untuk membuatku antusias," ujar Ratcliffe.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa performa terbaik Nice justru hadir ketika dirinya tidak banyak terlibat dalam manajemen klub, seiring adanya aturan UEFA terkait kepemilikan multi-klub.
Baca Juga: PSS Sleman Cetak Sejarah Baru Lolos Verifikasi AFC Club Licensing
UEFA menetapkan peraturan bahwa satu individu atau entitas tidak boleh memiliki atau mengendalikan lebih dari satu klub yang berlaga di kompetisi Eropa, demi menjamin fair play dan menghindari konflik kepentingan.
Karena Manchester United dan Nice sama-sama berlaga di Liga Europa musim ini, UEFA mewajibkan INEOS melakukan penyesuaian, termasuk mengganti direktur yang memiliki jabatan ganda di kedua klub.