bisnis

Jim Ratcliffe Tambah Kepemilikan Saham di Manchester United, Fans Semakin Geram

Minggu, 22 Desember 2024 | 22:30 WIB
Sir Jim Ratcliffe meningkatkan kepemilikan sahamnya di Manchester United, tetapi justru membuat fans geram. (The Irish News)

SportlinkNews - Sir Jim Ratcliffe, seorang pemegang saham minoritas di Manchester United, baru saja meningkatkan kepemilikan sahamnya dalam klub sebesar £79 juta.

Langkah ini membuat porsi sahamnya di klub Liga Inggris tersebut naik menjadi 28,94%.

Laporan yang diajukan ke US Securities and Exchange Commission mengonfirmasi bahwa pembayaran sebesar $100 juta (£79 juta) ini merupakan bagian akhir dari kesepakatan investasi Ratcliffe.

Baca Juga: Skuad Persib Alami Kelelahan, Persita Berpeluang Menang di Pekan ke-16 Liga 1 2024/2025

Sebelumnya, miliarder asal Manchester tersebut telah membeli 27,7% saham Manchester United awal tahun ini dengan nilai mencapai £1,2 miliar, serta berkomitmen menanamkan modal sebesar $300 juta (£237 juta).

Yang menarik, dokumen tersebut juga mengungkap bahwa kepemilikan saham kini dialihkan dari nama pribadi Ratcliffe ke perusahaannya, Ineos.

Awalnya, diperkirakan Ratcliffe akan menyimpan saham ini atas nama pribadinya karena menggunakan dana pribadi untuk pembelian tersebut.

Baca Juga: Laga Reuni Skuad Malut United FC vs PSIS Semarang di Stadion Jatidiri

Namun, dengan langkah ini, Manchester United kini menjadi bagian dari portofolio olahraga Ineos, yang juga mencakup klub Prancis Nice, tim balap sepeda Ineos Grenadiers (sebelumnya Team Sky), dan beberapa organisasi lainnya.

Meski awalnya diterima dengan baik oleh fans Manchester United karena janji membawa stabilitas, berbagai keputusan yang diambil Ratcliffe belakangan ini memicu gelombang kritik.

Fans mulai mempertanyakan kebijakannya yang dianggap terlalu keras.

Baca Juga: Dikalahkan Dewa United, Pelatih Persis Solo: Kita akan Bangkit di Putaran Kedua

Beberapa keputusan kontroversialnya termasuk memecat lebih dari 250 staf klub, membatalkan pesta Natal karyawan, menaikkan harga tiket, dan menghapus bonus bagi petugas keamanan pertandingan.

Kebijakan-kebijakan ini dianggap menyulitkan para pekerja klub dan menciptakan ketidakpuasan di kalangan fans.

Halaman:

Tags

Terkini

Jude Bellingham Beralih ke Kriket

Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB

Jelang Piala Dunia 2026, David Beckham Makin Cuan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:53 WIB

Liverpool Raih Pendapatan Lebih dari Rp15,8 Triliun

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:24 WIB

Ronaldo Menjadi Pemilik Bisnis seperti Beckham

Jumat, 27 Februari 2026 | 08:40 WIB