SportlinkNews - Tim arung jeram Indonesia menorehkan pencapaian monumental di IRF World Rafting Championship 2025 yang berlangsung di Sungai Kampar, Perak, Malaysia.
Untuk kali pertama dalam sejarah, Merah Putih berdiri di podium tertinggi nomor open women slalom, setelah tim putri FAJI DKI Jakarta tampil luar biasa dan mempersembahkan medali emas.
Dalam persaingan yang menghadirkan 10 tim dari 9 negara, Indonesia menunjukkan dominasinya. Catatan waktu 4:14.581 yang dibukukan skuad putri menjadi yang terbaik, mengungguli Inggris Raya 1 (4:21.104) dan Australia (4:38.255).
Baca Juga: PSSI Targetkan Pengumuman Pelatih Baru Timnas Indonesia Sebelum Maret 2026
Tim kuat lainnya seperti Jepang, Republik Ceko, Selandia Baru, dan Romania harus mengakui keunggulan Indonesia di jalur slalom Sungai Kampar.
Momentum ini langsung disambut haru dan bangga oleh jajaran pengurus daerah.
"Ini adalah sejarah baru, karena untuk pertama kalinya Indonesia menjadi juara dunia di nomor open putri slalom," ujar Sekjen FAJI DKI Jakarta, Zulham Peliang, Jumat, 5 Desember 2025.
Baca Juga: Julian Chalias Perpanjang Kontrak hingga 2028, Satria Muda Mantapkan Fondasi Masa Depan
Waketum I PB FAJI Amalia Yunita, menilai emas ini merupakan buah dari kompetisi domestik yang semakin berkembang. Karena setelah bertahun-tahun menguasai junior dan youth, akhirnya lahir juara baru di kategori berbeda.
"Semakin sering atlet kita bertanding, semakin matang mereka. Prestasi di ajang dunia ini adalah bukti bahwa pembinaan berjalan ke arah yang tepat," ungkapnya.
Penggerak Kebangkitan
Pada lomba slalom yang berlangsung Kamis kemarin, 4 Desember 2025, dominasi Republik Ceko sangat terasa di kelompok usia. Ceko menyapu bersih emas youth putra-putri serta junior putra-putri.
Baca Juga: Jordan Adams Kembali Memperkuat Dewa United Walau Dapat Tugas Berat
Sementara Indonesia tetap bersaing melalui raihan perak dan perunggu di beberapa nomor kelompok usia. Namun medali emas open putri menjadi penggerak kebangkitan.
Open putri yang diwakili oleh lima atlet terbaik DKI Jakarta, yakni Lisda Rizky Saputro, Khaisya Aulia Agiasti, Siti Hani, Nadia Duwi Anindia, dan Imelda Hermawati.
Mereka secara mengejutkan mampu mendokrak naik menyisihkan Inggris Raya, Selandia Baru, Australia, dan Jepang.
Baca Juga: Presiden Prabowo Naikkan Bonus Emas SEA Games Jadi Rp1 Miliar
Sebelumnya, open putri ini juga telah meraih satu perak di nomor head-to-head (H2H) dan satu perunggu dari sprint.
"Bangga luar biasa bisa melihat tim DKI mengibarkan Merah Putih. Mereka menunjukkan kualitas juara sejati," ujar anggota Tim Arung Jeram Indonesia, Muhammad Syanusi.
Indonesia masih berpeluang menambah koleksi medali dari nomor Down River Race (DRR) yang akan digelar berikutnya. Harapan besar tertuju pada nomor ini mengingat performa meyakinkan tim sejak awal kejuaraan.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Seri A Pekan ke-14, Napoli akan Ditantang Juventus
"Semoga DRR bisa jadi emas selanjutnya," harap Syanusi. Pengalungan medali untuk nomor slalom serta DRR dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Akumulasi hasil dari empat nomor, print, H2H, slalom, dan DRR, akan menentukan negara yang keluar sebagai juara umum Kejuaraan Dunia 2025.
Artikel Terkait
TD Arung Jeram Luruskan Tidak Ada Larangan Media Meliput
Jateng dan Jabar Berbagi Nomor Sprint R4 Cabor Arung Jeram
Berjaya di Air, Jawa Barat Juara Umum Arung Jeram
Indonesia Buka Kejuaraan Dunia Arung Jeram IRF 2025 dengan Dua Emas di Hari Pertama
Junior Putra Jadi Penyelamat, Indonesia Rebut Satu-satunya Emas di Hari Kedua Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2025