Jawa Timur Juara Umum Kejurnas Woodball 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB
Sejumlah atlet dari berbagai provinsi bertanding dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta.
Sejumlah atlet dari berbagai provinsi bertanding dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta.

SportlinkNews - Jawa Timur menegaskan dominasinya di pentas nasional setelah keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026.

Kontingen asal Kota Pahlawan itu mengoleksi 10 medali emas, 8 perak, dan 5 perunggu, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet yang berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi konsisten.

Kejurnas Woodball 2026 yang berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, menjadi penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah Indonesia Woodball Association (IWBA).

Baca Juga: Persita Rekrut Alexandre Ramalingom Penyerang Madagaskar untuk Super League 2026/27

Sebanyak 223 atlet dari 16 provinsi ambil bagian dan bersaing pada 14 nomor prestasi, serta kategori pembinaan kelompok umur U-12, U-15, dan U-18.

Selain memperebutkan gelar juara nasional, ajang tersebut juga menjadi salah satu tolok ukur dalam proses seleksi atlet menuju World Cup Woodball 2026 di Malaysia.

Persaingan menuju gelar juara umum berlangsung ketat hingga hari terakhir. Jawa Tengah menempati posisi kedua dengan raihan 7 emas, 9 perak, dan 10 perunggu.

Baca Juga: Menuju Asian Games 2026, Timnas Basket 3x3 Asah Permainan di Challenger Batam dan Taiwan

Banten berada di peringkat ketiga setelah mengoleksi tiga emas, disusul Bali dengan 2 emas, 2 perak, dan 5 perunggu, serta DKI Jakarta di posisi kelima dengan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Ketua Umum IWBA, Aang Sunadji, menilai keberhasilan Jawa Timur tidak diraih secara instan.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari sistem pembinaan yang berjalan konsisten, didukung kompetisi rutin dan sinergi antara pengurus daerah, klub, hingga pemerintah daerah.

Baca Juga: Kemenpora Siap Gelar Indonesia Sports Summit 2026, Perkuat Ekosistem Olahraga

"Prestasi ini lahir dari pembinaan yang berkesinambungan. Jawa Timur juga rutin menggelar kompetisi sehingga atlet-atletnya memiliki jam terbang yang tinggi. Semakin sering atlet bertanding, kualitas dan prestasinya akan terus berkembang," imbuhnya.

Ia juga melihat Kejurnas tahun ini menghadirkan peta persaingan yang semakin merata.

Sejumlah daerah menunjukkan peningkatan performa, termasuk DKI Jakarta yang sukses menciptakan final sesama atletnya di dua nomor kategori fairway.

Baca Juga: Persebaya Gunakan Teknologi VALD Performance untuk Mengukur Kondisi dan Performa Pemain

Menurut Aang, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembinaan woodball tidak lagi terpusat di beberapa provinsi, melainkan mulai berkembang di berbagai daerah.

"Kami senang melihat semakin banyak provinsi mampu bersaing. Kompetisi nasional menjadi lebih kompetitif dan pada akhirnya akan memperkuat kualitas tim nasional Indonesia," katanya.

Tak hanya menjadi ajang perebutan gelar, Kejurnas Woodball 2026 juga menjadi panggung regenerasi atlet.

Baca Juga: Kehadiran Kerim Memija di Persija Buka Opsi Taktis Bagi Skuat Asuhan Shin Tae-yong

Kehadiran kategori kelompok umur mendapat respons positif dari peserta maupun orang tua atlet dan dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas pembinaan sejak usia dini.

Hasil Kejurnas selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih nasional dalam menentukan komposisi atlet yang diproyeksikan membela Indonesia pada World Cup Woodball 2026 di Malaysia.

Aang berharap perkembangan woodball nasional terus berlanjut seiring meningkatnya kualitas kompetisi dan semakin banyak daerah yang aktif melakukan pembinaan.

Baca Juga: Argentina Lolos dari Sanksi FIFA

"Saya berharap setiap penyelenggaraan Kejurnas selalu lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkasnya.

"Dengan antusiasme yang terus meningkat dan pembinaan yang semakin merata, saya optimistis woodball Indonesia akan terus berkembang dan mampu bersaing di level dunia," tukas Aang menambahkan.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: NOC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jawa Timur Juara Umum Kejurnas Woodball 2026

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Lima Tahun Absen, McGregor Kembali Bertarung

Kamis, 9 Juli 2026 | 09:47 WIB
X