SportlinkNews - Timnas hoki Indonesia tidak berlama-lama larut dalam euforia SEA Games 2025 Thailand.
Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) langsung mengalihkan fokus ke agenda berikutnya, yakni babak kualifikasi Asian Games Nagoya 2026, dengan memulai kembali pemusatan latihan nasional (pelatnas) dalam waktu dekat.
PP FHI hanya memberikan waktu libur singkat selama sepekan bagi para atlet.
Baca Juga: Jake Paul Pensiun dari Tinju Setelah Rahang Patah Dihajar KO Anthony Joshua
Setelah itu, seluruh pemain dijadwalkan kembali bergabung di pelatnas untuk menjalani persiapan intensif menghadapi kualifikasi yang akan berlangsung pada awal 2026.
Sekretaris Jenderal PP FHI, Yasser Arafat Suaidy, mengatakan langkah cepat ini diambil karena waktu persiapan menuju kualifikasi Asian Games relatif terbatas.
Ia berharap dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar target lolos ke Asian Games Nagoya 2026 dapat tercapai.
Baca Juga: Hasil Piala Carabao: Arsenal Bertemu Chelsea di Semifinal Usai Kerepotan Melawan Palace
"Timnas hoki akan mulai pelatnas lagi pekan depan karena kita akan menghadapi kualifikasi Asian Games. Kami berharap dukungan dari Kemenpora sehingga keinginan tampil di Asian Games Nagoya 2026 bisa terwujud," ujar Yasser di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.
Untuk jadwal kualifikasi, tim hoki field putra dijadwalkan bertanding di Oman pada awal Maret 2026. Sementara itu, babak kualifikasi hoki field putri akan digelar di Jakarta pada pertengahan April 2026.
"Alhamdulillah, Indonesia kembali mendapat kepercayaan dari AHF untuk menjadi tuan rumah kualifikasi hoki field putri. Saat ini kami masih menunggu kepastian jadwal, baik untuk yang di Jakarta maupun di Oman," tambah Yasser.
Baca Juga: Setelah Datangkan Riquelme Sousa, Madura United Lepas Pemain Ukraina Valerii Hryshyn
Langkah agresif ini didorong oleh hasil positif yang diraih timnas hoki Indonesia di SEA Games ke-33 Thailand.
Kontingen hoki berhasil memenuhi target dengan mengoleksi satu medali emas, dua perak, dan tiga perunggu, sekaligus menunjukkan tren peningkatan prestasi di bawah kepemimpinan PP FHI.
Salah satu pencapaian paling menonjol datang dari tim hoki indoor putra yang sukses mempertahankan medali emas.
Baca Juga: Diincar Barcelona dan Real Madrid, Pemain Ini Pilih Bergabung dengan Liverpool
Tim asuhan pelatih asal Malaysia, Dhaarma Raj, kembali menundukkan Malaysia, salah satu kekuatan hoki Asia, di partai final melalui adu penalti shoot out setelah bermain imbang 4-4.
Prestasi bersejarah juga dicatat tim hoki field putri yang berhasil merebut medali perak.
Selain mencatat kemenangan besar 4-0 atas Singapura, tim ini juga menyingkirkan tuan rumah Thailand yang berperingkat 27 dunia pada babak semifinal lewat adu penalti, membuka jalan ke final untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Napoli Berisiko Larangan Transfer & Lazio Bebas Setelah Tinjauan Keuangan Serie A
PP FHI menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi program pembinaan jangka panjang yang telah dijalankan sejak Januari 2025.
Program pelatnas berdurasi panjang, termasuk training camp (TC) dan uji coba internasional, menjadi fondasi utama peningkatan performa tim nasional.
Tim hoki field putra dan putri menjalani TC serta rangkaian laga uji coba di Australia, sementara tim hoki indoor dan hoki 5s putra-putri mendapatkan pengalaman bertanding melalui TC dan uji coba di sejumlah negara Eropa.
Artikel Terkait
Pertama Kali Program Naturalisasi Terjadi di Cabang Olahraga Hoki Es Indonesia
Fajar/Fikri Siap Hadapi Tantangan Baru dari Hoki/Kobayashi di Final Denmark Open 2025
Hoki Es Ukir Sejarah, Hockey Indoor Penuhi Target Medali di SEA Games 2025
Dua Emas Beruntun, Hoki Indoor Indonesia Jadi Ancaman Malaysia
Adi Darmawan, Anak Buruh Pabrik dari SEA Games 2015 Terbang ke Klub Hoki Jerman