Akibatnya, trio Jeong Ji-yun, Yang Hyo-jin, dan Laetitia Moma Bassoko tidak bisa dimaksimalkan dengan baik.
Baca Juga: Timnas Sepak Bola Pantai Indonesia Kalah Telak di Laga Pembuka AFC Beach Soccer Asian Cup 2025
Sementara itu, Red Sparks sempat tampil impresif berkat kombinasi Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri Pertiwi, yang berhasil menjatuhkan Hyundai dari peringkat kedua beberapa kali.
Namun, ketika Bukilic dan Park Eun-jin mengalami cedera, impian mereka untuk finis di posisi dua pun sirna.
IBK Altos juga terkena dampak cedera.
Baca Juga: Jerman Vs Italia: Kehilangan Calafiori dan Cambiaso, Azzurri Kedatangan Zaccagni
Lee So-young, pemain kunci mereka, mengalami cedera bahu tepat sebelum musim dimulai, sehingga tidak dapat memberikan kontribusi maksimal.
Meski Viktoriia Danchak sempat berada di posisi tiga besar pencetak skor terbanyak, performanya mulai menurun setelah memasuki putaran keempat.
Situasi semakin memburuk ketika pemain Asia mereka, Cheon Shin-tong (China), harus meninggalkan tim akibat cedera pergelangan kaki.
Baca Juga: Presiden FIGC: Sepak Bola Italia Mengalami Evolusi, Azzurri Pantas Mendapatkan Lebih
Di sisi lain, GS Caltex menghadapi musim yang penuh tantangan sejak awal.
Gyselle Silva mengalami cedera yang menyebabkan tim mengalami 14 kekalahan beruntun, membuat mereka nyaris menutup musim di posisi terakhir.
Namun, situasi berubah setelah beberapa pemain kunci seperti Yoo Seo-yeon dan Ahn Hye-jin kembali bermain di paruh kedua, sehingga mereka berhasil mengamankan peringkat keenam.
Baca Juga: LaLiga Academy Vietnam Ajak 70 Pesepak Bola Kampanyekan Lawan Bullying
Pepper Savings Bank menunjukkan peningkatan performa dibanding musim-musim sebelumnya dengan catatan kemenangan terbaik sejak tim berdiri.