Red Sparks sempat berada dalam tekanan setelah kalah di pertandingan kedua semifinal.
Baca Juga: Manajemen Persebaya Lakukan Evaluasi Tim, Status Pelatih Diumumkan Akhir Musim
Namun, Yeum Hye-seon mengungkapkan bahwa timnya tidak ingin menyerah begitu saja.
"Saya mendengar bahwa tim yang memenangkan pertandingan pertama playoff selalu lolos ke final."
"Kami tidak ingin menghancurkan rekor itu. Saya bisa merasakan semangat dan tekad kuat dari para pemain," tuturnya.
Baca Juga: Godaan Berat Beckham Putra di Hari Raya Idul Fitri Tahun Ini
Saat ditanya mengenai kemungkinan menjadi tim yang menggagalkan Kim Yeon-koung meraih gelar juara sebelum pensiun, Yeum Hye-seon dengan tegas menyatakan kesiapannya.
"Menjadi penjahat juga tidak masalah. Dalam drama, penjahat itu biasanya kejam, dan saya akan menunjukkan sisi kejam saya di lapangan," ujarnya.
Megawati juga menegaskan profesionalismenya di lapangan.
Baca Juga: Pep Guardiola Fokus Kejar Rekor Piala FA Bagi Manchester City
"Saya suka istilah penjahat. Kami adalah pemain profesional."
"Kim Yeon-koung memang idola saya, tetapi di dalam lapangan, kami adalah lawan yang harus saling berjuang," kata Megawati.
Setelah penantian panjang, Red Sparks akhirnya kembali ke babak playoff musim lalu setelah tujuh tahun absen.
Baca Juga: Piala FA Manchester City vs Bournemouth: Pep Siapkan Ederson, Rodri Terpaksa Menepi
Namun, bagi Yeum, pengalaman tahun ini terasa berbeda.