Set kedua menjadi ajang dominasi total Popsivo.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Tiga Gol Persib Bikin PSS Sleman Merana, Tyrone del Pino Cetak Brace
Mereka unggul 8-4 saat technical time out dan terus memperlebar jarak.
Baik serangan, blok, maupun pertahanan Popsivo lebih unggul dibandingkan Petrokimia.
Skor 14-6 memperlihatkan kesenjangan performa kedua tim.
Baca Juga: Pesta Turnover, Lakers Tunduk Lagi dari Timberwolves di Gim 3
Sorakan dari pendukung Petrokimia yang memanggil nama Megawati, pemain anyar yang masih absen karena cedera, tidak mampu mengubah keadaan.
Popsivo menutup set kedua dengan kemenangan telak 25-14.
Petrokimia bangkit pada set ketiga. Kali ini giliran mereka yang tampil dominan, membuat Popsivo kesulitan mengembangkan permainan.
Baca Juga: Cerita Joey Pelupessy Kesulitan Bernapas saat Latihan Perdana Bersama Timnas Indonesia
Petrokimia unggul jauh 18-10 dan akhirnya merebut set ketiga dengan skor 25-17, memperpanjang asa di laga ini.
Memasuki set keempat, pertandingan kembali berlangsung ketat.
Petrokimia sempat memimpin, namun Popsivo berhasil membalikkan skor menjadi 10-8 lewat empat poin beruntun.
Baca Juga: Hasil Final Four Proliga 2025: Jakarta LavAni Tumbangkan SumselBabel, Sah Lolos ke Grand Final
Pelatih Petrokimia, Jeff Jiang Jie, mencoba menghentikan momentum lawan dengan mengambil time out.