SportlinkNews - Jakarta Pertamina Enduro tetap menunjukkan ketenangan meski menutup pekan kedua babak final four Proliga 2025 dengan hasil kurang memuaskan.
Seri Semarang yang berlangsung di GOR Jatidiri akhir pekan lalu menjadi saksi perjalanan Pertamina Enduro yang penuh dinamika.
Tim asuhan Bulent Karslioglu itu sempat memastikan gelar juara putaran pertama final four Proliga 2025 usai kemenangan pada Kamis (24/4/2025).
Baca Juga: Antonio Conte Klaim Scudetto Napoli Luar Biasa
Namun, langkah Pertamina Enduro tidak berjalan mulus saat memulai putaran kedua.
Menghadapi Jakarta Electric PLN, tim yang belum pernah meraih kemenangan di fase ini, Junaida Santi dan rekan-rekannya justru harus menelan kekalahan mengejutkan.
Bertarung hingga lima set, Pertamina Enduro menyerah dengan skor 2-3 (21-25, 21-15, 25-19, 25-23, 8-15).
Baca Juga: Teknik Penting Mengatasi Kecemasan dalam Olahraga, Cocok Untuk Atlet Pemula
Kekalahan ini menjadi sorotan, terutama mengingat laga berat berikutnya melawan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Performa di posisi setter menjadi perhatian utama atas kekalahan tersebut.
Jordan Thompson, pemain asing asal Amerika Serikat, mengakui bahwa ada persoalan kepercayaan diri di sektor setter yang turut memengaruhi performa tim.
Baca Juga: Belum Ada Sinyal dari Megawati dan Bukilic, Red Sparks Dalam Situasi Sulit
"Begitu ada masalah di reception, sepertinya setter jadi kurang percaya diri."
"Tapi dalam permainan voli, tidak bisa hanya menyalahkan setter," ujar Thompson.