“Tujuan kami mengumpulkan sebanyak mungkin poin adalah untuk mempermudah langkah ke target selanjutnya, mulai dari lolos final four hingga mencapai grand final seperti sekarang,” lanjut Roy.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Target Juara Grup, Tim Indonesia Evaluasi Penampilan Usai Taklukan India
Meskipun prestasi LavAni di dalam negeri begitu gemilang, mereka masih belum berhasil mencicipi persaingan di level Asia yang lebih tinggi.
Selama ini, LavAni baru berkesempatan tampil di SEA V-League, turnamen antar klub se-Asia Tenggara.
Sementara itu, LavAni belum pernah mewakili Indonesia di ajang AVC Men's Club Volleyball Championship atau Liga Champions Asia.
Baca Juga: Kejurnas Balap Motor OnePrix Kembali Bergulir, Hadir dengan Konsep Baru di 2025
Dalam dua musim terakhir, wakil Indonesia di ajang tersebut adalah Jakarta Bhayangkara Presisi, termasuk setelah mereka menumbangkan LavAni di final Proliga 2024.
Terkait peluang tampil di level Asia, Roy menyebut pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari PBVSI.
“Kalau untuk perwakilan, kami menunggu arahan lebih lanjut dari PBVSI."
Baca Juga: Formula 1 Gandeng Chef Gordon Ramsay untuk Manjakan Penggemar di F1 Garage
"Apapun tugas yang diberikan untuk membawa nama Merah Putih, Bapak SBY pasti akan mendukung sepenuhnya,” ujar Roy.
Namun demikian, kesempatan itu tampaknya tidak akan mudah.
Liga Champions Asia akan digelar pada 11–18 Mei 2025 di Jepang, sementara grand final Proliga 2025 baru berlangsung pada 11 Mei di Yogyakarta.
Jadwal yang bentrok ini membuat kemungkinan LavAni tampil di level Asia semakin tipis.
Adapun dari kawasan ASEAN, sudah dipastikan akan ada perwakilan dari Thailand, Vietnam, dan Filipina pada ajang tersebut.