SportlinkNews - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih akan meninjau ulang dan mematangkan jumlah atlet Indonesia yang akan diberangkatkan ke ajang SEA Games 2025 di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.
Saat ini, proses review baru berjalan dalam tahap ketiga dan difinalisasi ditargetkan pada Agustus mendatang. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 Juli 20025.
"Untuk keberangkatan SEA Games 2025, saat ini kami masih meninjau ulang tahap ketiga, bahkan baru kami review untuk pelatnas. Finalisasi penentuan jumlah atlet, baru akan dilakukan Agustus nanti setelah melalui pembahasan dengan tim pakar dan tim review tentunya," ujar Dito.
Baca Juga: Mengenal Laurent Mekies, CEO Baru Tim F1 Red Bull Racing Pengganti Christian Horner
Sebelumnya, Wamenpora, Taufik Hidayat, telah menegaskan bahwa prinsip efisiensi dan selektivitas tetap menjadi pertimbangan utama dalam menyusun kontingen. Ia menyebut bahwa hanya atlet dengan peluang medali yang akan diprioritaskan untuk diberangkatkan.
"Yang difokuskan itu yang berpeluang meraih medali. Tidak semuanya dari atlet level dunia, tapi juga kita beri kesempatan untuk atlet junior yang menjanjikan," ucap Taufik.
Meski proses seleksi masih berlangsung, data tahap Entry by Number dari panitia penyelenggara menunjukkan bahwa Indonesia telah mendaftarkan 1.548 atlet untuk tampil di SEA Games nanti, menjadikannya kontingen terbesar ketiga dari 11 negara peserta.
Baca Juga: Terungkap: Penyebab Mbappe Alami Gastroenteritis yang Bikin Berat Badannya Turun 6kg
Kemudian, Thailand, selaku tuan rumah, tercatat mengirimkan 1.807 atlet, diikuti Malaysia (1.580 atlet), dan Indonesia di posisi ketiga.
Entry by Name akan menjadi tahap final pendaftaran dan ditutup pada 1 September 2025. Ajang dua tahunan ini akan diikuti oleh 12.506 atlet dan 6.253 ofisial, dengan pertandingan tersebar di tiga provinsi, yakni Bangkok, Chonburi, dan Songkhla.
Sebagai perbandingkan dengan SEA Games 2023 di Kamboja, di mana Indonesia mengirim 599 atlet dan berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu.
Kala itu, Kamboja sebagai tuan rumah menurunkan 896 atlet, dan Vietnam keluar sebagai juara umum.
Dengan target lebih tinggi di edisi kali ini, Kemenpora berharap penyusunan kontingen dilakukan dengan cermat, efektif, dan berdasarkan evaluasi objektif lintas cabang olahraga.