Cabang olahraga wushu menempati posisi kedua sebagai lumbung emas Indonesia dengan torehan lima medali emas, ditambah tiga perak dan satu perunggu.
Baca Juga: Sabar/Reza Jadi Wakil Indonesia dengan Hadiah Terbesar di BWF World Tour Finals 2025
Tiga emas diraih dari disiplin taolu, sementara dua emas lainnya datang dari nomor sanda.
Panahan dan wushu kembali menegaskan statusnya sebagai cabang andalan Indonesia, termasuk di ajang Asian Games.
Prestasi impresif juga dicatatkan oleh panjat tebing, perahu naga, dan pencak silat, yang masing-masing menyumbang empat medali emas.
Baca Juga: Kalah Telak dari Dewa United, Milomir Seslija akan Evaluasi Total Skuat Persis Solo
Panjat tebing melanjutkan tradisi emasnya setelah sebelumnya bersinar di Asian Games 2018, Asian Games 2022, hingga Olimpiade 2024.
Sementara perahu naga kembali menunjukkan kekuatan di nomor beregu, meski belum dipertandingkan di Olimpiade.
Dari cabang lain, bulu tangkis dan aquathlon sama-sama menyumbang tiga medali emas.
Baca Juga: Paul Munster Tidak Terpengaruh dengan Kekalahan Persib: Ini Pertandingan yang Berbeda
Meski tidak menjadi juara umum, atletik menjadi penyumbang emas terbanyak secara keseluruhan bagi Indonesia.
Namun, sembilan emas dari atletik belum cukup untuk melampaui Vietnam dan Thailand yang tampil lebih dominan di cabang tersebut.
Apresiasi juga layak diberikan kepada menembak dan judo yang finis sebagai runner-up.
Baca Juga: Persib Tidak Mau Gegabah Menghadapi Bhayangkara Presisi di Laga Pekan ke-15 Super League
Menembak mengoleksi enam emas, kalah dari Vietnam, sedangkan judo meraih empat emas dan harus puas berada di bawah Thailand karena selisih perak.