Performa gemilang keduanya membuat Hillstate kesulitan mengembangkan permainan, terutama dalam menjaga pertahanan mereka dari serangan tajam Red Sparks.
Baca Juga: Rinov Rivaldy Jadi Kapten Tim Indonesia di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025
Kekalahan dari Red Sparks membuat Hillstate gagal mendekati pemuncak klasemen, Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Saat ini, Hillstate mengoleksi 53 poin, terpaut delapan poin dari Pink Spiders, yang masih nyaman di puncak klasemen.
Meski demikian, pelatih Kang Sung-hyun menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk merebut posisi teratas.
Baca Juga: Dion Markx dan Tim Geypens Tidak Sabar Ingin Memperkuat Timnas Indonesia
Menurutnya, putaran kelima akan menjadi momen penentu dalam perebutan puncak klasemen.
Ia juga menyadari bahwa rival utama mereka, Pink Spiders, telah melakukan strategi baru dengan memanggil kembali Tutku Burcu Yuzgenc, yang sebelumnya absen karena cedera.
Masuknya pemain asal Turki tersebut membuat Marta Matejko harus dicoret dari skuad, sebagai bagian dari strategi Pink Spiders untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen.
Baca Juga: Moon Shoe Kuno Dalam Versi Retro Kembali Lagi
Pelatih Kang Sung-hyun menyadari bahwa Hillstate harus segera bangkit dan merancang strategi baru agar tidak semakin tertinggal.
"Saya pikir pertandingan akan ditentukan di putaran kelima," ujar Kang, dikutip dari Sportschosun.
"Jika sesuatu terjadi di sini, kami harus membuat rencana yang berbeda."
Ia juga menekankan pentingnya untuk mengejar ketertinggalan sejak dini, agar peluang Hillstate tetap terbuka dalam persaingan menuju babak playoff.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Hillstate kini harus berjuang ekstra keras untuk merebut kembali dominasi mereka di Liga Voli Korea dan menjaga asa mempertahankan gelar juara.