SportlinkNews - Api Olimpiade untuk Olimpiade Paris 2024 tiba di Prancis hari ini, Rabu (8/5) setelah menyeberangi Mediterania dari Yunani ke Marseille dengan kapal Belem.
Saat obor Olimpiade tiba di pelabuhan Marseille, peraih medali Olimpiade Florent Manaudou akan mendapat kehormatan menjadi pembawa obor pertama di Prancis untuk Paris 2024.
Florent Manaudou merupakan atlet renang berusia 33 tahun dan peraih medali Olimpiade empat kali.
Baca Juga: Api Olimpiade Dibawa Perenang Putri Prancis dari Yunani ke Paris
Saat berusia 21 tahun, pemain Prancis itu mengejutkan dunia renang dengan memenangkan gelar gaya bebas 50m di London 2012. Ia menjadi perenang termuda di final.
Empat tahun kemudian di Rio 2016, pria kelahiran Villeurbanne memenangkan perak di gaya bebas 50m dan medali perak di gaya bebas estafet 4x100m.
Setelah istirahat, Florent kembali ke kolam renang di Tokyo 2020 dan meraih perak dalam gaya bebas 50m.
Baca Juga: Olimpiade Paris 2024 Siapkan 15.000 Makanan untuk Atlet Setiap Harinya
Selain medali Olimpiade, atlet renang ini juga merupakan juara dunia delapan kali dan juara Eropa 11 kali.
Sang kakak, Laure Manaudou, yang juga juara dunia dan Eropa, menjadi pembawa obor Prancis pertama untuk Paris 2024 setelah api Olimpiade dinyalakan di Olympia, Yunani pada 16 April lalu.
“Saya senang menjadi Pembawa Obor pertama di Prancis,” kata Manaudou.
Baca Juga: Rapper Inggris Tantang Duel Mayweather, Bugzy Malone Sudah Bertinju Sejak Keluar dari Penjara
“Membawa api setelah saudara perempuan saya, yang mendapatkan kehormatan ini di Olympia di Yunani, dan melakukannya di kota yang sangat dekat dengan saya, Marseille, sangat berarti bagi saya."
"Saya tidak sabar untuk berada di Vieux Port dan merayakan bersama publik kembalinya Olimpiade ke Prancis setelah seratus tahun!" ungkap Manaudou.
Artikel Terkait
Sepak Bola Dapat Mengubah Ekosistem Budaya dan Kreatif Afrika, TikTok Bisa Tembus 2,5 Miliar Penayangan
Sepatu Nike Pertama Victor Wembanyama Diluncurkan, Ada Logo Alien di Tumit
Bandingkan Kekuatan Timnas U-23 Indonesia dan Guinea, Ada Jebolan La Masia
Guinea Bukan Tim Sembarangan, Begini Pesan Menpora Dito untuk Timnas U-23 Indonesia