SportlinkNews - Mateus Fernandes mempersiapkan diri untuk setiap pertandingan yang dimainkannya dengan penghormatan yang sama yang menyentuh hati.
Tergantung di gantungan bajunya di ruang ganti bersama dengan jersey West Ham-nya adalah sebuah kaus yang menampilkan wajah pelatih masa mudanya dari klub kota kelahirannya, Olhanense, yang meninggal ketika ia baru berusia sepuluh tahun.
Itu adalah kenangan yang sama yang digunakan gelandang Portugal itu di klub-klub sebelumnya, Sporting Lisbon dan Southampton.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bidik Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026
Tidak hanya itu, tetapi tato yang dimiliki Fernandes menggambarkan mentornya, Antonio Paulo — yang dikenal sebagai Toze — memasangkan ban kapten padanya saat masih muda.
Gelandang berusia 21 tahun itu berkata: “Tato ini sangat berarti bagi saya. Setiap pertandingan saya mengenakan kaus pria ini di tempat saya, karena dalam pandangan saya, dia adalah bintang keberuntungan saya."
“Dia adalah pelatih pertama saya ketika saya masih kecil dan membawa saya ke tempat latihan. Dia adalah guru sepak bola saya. Ketika saya berusia sepuluh atau sebelas tahun, dia meninggal karena kanker,” pungkasnya.
Baca Juga: Perpaduan Otak dan Otot, Kunci Sukses China Dominasi Panggung Olahraga
Lebih lanjut diungkapkan dirinya pergi ke rumah sakit dan dua hari kemudian. Dia meninggal. Itu adalah momen yang sulit bagi Fernandes.
“Saya berbicara dengannya setiap hari, setiap malam. Jadi saya mencoba untuk menjadi seperti anaknya, seperti dulu, dan mencoba untuk membuatnya bangga," ujar Fernandes.
“Saya berbicara dengan Toze untuk meminta nasihat yang baik, untuk membantu saya dan keluarga saya. Untuk mendukung saya — dan saya mendukung keluarganya.
“Ketika saya pergi ke lapangan, saya memintanya untuk menunjukkan jalan, jalan yang benar, untuk memberi saya dukungan dalam pertandingan, getaran positif.”
Baca Juga: Hasil Super League: Persib dan Borneo FC Kompak Menang Tandang
Fernandes, yang pindah dari Southampton ke West Ham dengan biaya awal £38 juta musim panas lalu, menambahkan: “Dia sangat optimis."
Artikel Terkait
Chivu Ungkap Alasan Inter Mengamuk dengan Menghabisi Roma
Gasperini: Roma Terpukul Telak dalam Kekalahan Menyakitkan 5-2
Semifinal Piala FA: Manchester City dan Chelsea Tentukan Nasib
Di Balik Peresmian Stadion Baru David Beckham senilai Rp 14 Triliun, Messi Cetak Sejarah, Ronaldo Jadi Penonton
Prediksi Real Madrid Vs Bayern Muenchen, Pertemuan Terbanyak Sepanjang Sejarah Liga Champions