SportlinkNews - UEFA, sebagai penyelenggara dan pemilik resmi EURO 2024, memberikan dukungan penuh terhadap operasi anti-pembajakan yang digelar oleh Guardia di Finanza di Italia.
Operasi ini menargetkan platform streaming ilegal yang menyiarkan pertandingan EURO 2024 secara tidak sah, dengan melakukan 14 penggeledahan terhadap 13 tersangka di berbagai wilayah Italia dan memblokir akses ke layanan IPTV ilegal yang melayani 1,3 juta pelanggan.
Operasi ini digelar atas laporan yang diajukan oleh Sky Italia dan dikoordinasikan oleh Kantor Kejaksaan Umum Milan.
Baca Juga: Keamanan Cristiano Ronaldo Terancam oleh Banyaknya Penyusup di EURO 2024
Guardia di Finanza, lembaga Italia yang bertugas menangani kejahatan keuangan dan penyelundupan, berhasil menutup layanan IPTV ilegal yang populer di kalangan penonton.
Juru bicara UEFA menyatakan bahwa operasi anti-pembajakan ini sangat mereka dukung dengan tegas.
"UEFA menyambut baik dan mendukung operasi sukses ini. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas upaya berkelanjutan mereka dalam memerangi pembajakan dengan melakukan tindakan tegas terhadap kejahatan terorganisir," bunyi pernyataan UEFA.
Baca Juga: Erik ten Hag Panggil Legenda Manchester United untuk Latih Rasmus Hojlund
Pembajakan dalam penyiaran olahraga bukanlah masalah baru, namun tren streaming ilegal menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada turnamen sebelumnya, UEFA juga mengeluarkan pernyataan serupa setelah Guardia di Finanza berhasil memblokir lebih dari 600 platform ilegal sebagai bagian dari inisiatif 'Euro Strike 2020'.
Meningkatnya popularitas streaming ilegal ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk kemajuan teknologi yang memudahkan akses dan distribusi konten secara ilegal.
Baca Juga: Timnas Italia Sudah Bisa Pilih Calon Lawan di Babak 16 Besar Meski Belum Lolos EURO 2024
Namun, alasan utama tetaplah tingginya biaya layanan penyiaran resmi dan meningkatnya permintaan untuk acara olahraga langsung, yang mendorong pemirsa mencari alternatif ilegal.
Kasus pembajakan ini tidak hanya terjadi pada turnamen besar seperti EURO 2024.
Artikel Terkait
Pelatih Italia Spalletti Rutin Kirim Pesan kepada Duo Bintang Kroasia
Euro 2024: Prakiraan Susunan Pemain Italia Vs Kroasia, Ada yang Digeser Spalletti
Euro 2024: Utak Atik Taktik dan Statistik Kroasia Vs Italia
SEDANG BERLANGSUNG! Timnas U-16 Indonesia Vs Filipina: Asa Garuda Asia Kunci 1 Tempat di Semifinal
EURO 2024: Hanya Butuh 1,5 Tahun bagi Niclas Fuellkrug untuk Catat Rekor di Timnas Jerman