SportlinkNews - Kasus perundungan (bullying) belakangan ini kerap terjadi, terutama di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman dari perilaku negatif tersebut.
Perundungan yang terjadi di sekolah-sekolah sering membuat korban menderita dalam diam, takut untuk berbicara, dan membuat mental penderita semakin memburuk.
Selain perundungan di sekolah, dalam beberapa tahun terakhir kerap muncul perundungan di media sosial dan perundungan siber yang efeknya juga tidak baik bagi korban.
Baca Juga: Mendarat di China, Timnas Indonesia Langsung Gelar Latihan Perdana
Kasus perundungan yang terjadi di berbagai negara ini juga tidak lepas dari pengamatan Yayasan Atletico de Madrid dan Yayasan LaLiga.
Kedua yayasan yang berinduk pada aktivitas olahraga sepak bola di Spanyol ini melihat kasus perundungan di negara Matador tersebut semakin memperihatinkan.
Karena itu, kedua yayasan tersebut mengadakan sesi pelatihan sebagai bagian dari kampanye 'LaLiga vs Perundungan' bersama para siswa dari Sekolah Federico García Lorca di Boadilla del Monte (Madrid), Kamis (10/10).
Baca Juga: Liverpool Mulai Mencari Pengganti Mohamed Salah, Mohammed Kudus Jadi Target Utama
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan anak muda dalam melawan perundungan dan pentingnya pencegahannya.
Acara tersebut dihadiri oleh pemain Atletico Madris Cesar Azpilicueta, duta besar Yayasan Atletico Carla Pereyra, Direktur Merek dan Strategi LaLiga Ángel Fernández, dan Olga de la Fuente, Direktur Yayasan LaLiga.
"Kejadian seperti ini masih terjadi. Jadi yang terpenting adalah mendidik untuk mencegahnya, dan jika hal itu terus terjadi, kita perlu menemukan solusi sesegera mungkin," kata Cesar Azpilicueta.
Baca Juga: Polisi Wanita Jerman Ini Dipercaya sebagai Kepala Wasit Wanita FIFA
"Kita semua harus mendukung inisiatif seperti yang dilakukan oleh Yayasan Atletico de Madrid dan Yayasan LaLiga untuk memberantas perundungan di sekolah sepenuhnya."
"Kita perlu saling mendukung. Berikan kekuatan kepada teman dan bela mereka. Jika seseorang merasa tidak enak, kita perlu maju dan membantu," kata Carla Pereyra, duta Yayasan Atletico de Madrid.
Yayasan Atletico de Madrid telah menjalankan kampanye ‘Lawan Penindasan’ sejak 2022.
Baca Juga: Crocs Sodorkan Sepatu Penuh Gaya dengan Model Echo Surge Terbaru
Artikel Terkait
Debut Mengecewakan Kylian Mbappe di LaLiga, Disebut Eden Hazard 2.0 oleh Penggemar Real Madrid
Kunjungi Spanyol, K League Bertukar Pengetahuan dengan Klub-Klub LaLiga
LaLiga Resmikan 30 Sekolah Sosial Olahraga dan Berikan Sertifikat 161 Guru di El Salvador
Riyadh Season Jadi Sponsor Resmi LaLiga Selama Tiga Tahun