Artis Valencia Tampilkan Vinicius sebagai Toko Satir Bagian dari Festival Fallas

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 28 Januari 2025 | 08:14 WIB
Seniman Valencia, Victor Navarro, membuat patung Vinicius dengan judul 'sampah emas'.
Seniman Valencia, Victor Navarro, membuat patung Vinicius dengan judul 'sampah emas'.

Sportlinknews - Hubungan antara Vinicius Junior dan penggemar Valencia kembali memanas di Mestalla awal bulan ini.

Kini pemain asal Brasil itu akan hadir di acara pembakaran Ninots yang merupakan tradisi untuk festival Les Falles atau Las Fallas.

Seorang seniman asal Valencia, Victor Navarro, telah membuat patung Vinicius dengan judul 'sampah emas'.

Baca Juga: Vinicius Junior Tak Senang di Real Madrid setelah Kekalahan dari Barcelona di Piala Super Spanyol

Sejak Vinicius mengalami pelecehan rasial di Mestalla, pemain asal Brasil itu telah menerima perlakuan yang sangat kejam dari penonton lokal.

Mereka membenci reaksi Real Madrid terhadap insiden tersebut, menuduh seluruh stadion meneriakkan kata 'monyet' kepada Vinicius, dan mencoreng nama ketiga penggemar yang ditegur Vinicius dari kerumunan.

Ketiganya yang dinyatakan bersalah kemudian dipenjara setelah Valencia membantu mengidentifikasi para pelaku.

Baca Juga: Atletico Terpuruk di Kandang Sendiri, Gagal Memberi Tekanan kepada Real Madrid

Manajer Real Madrid Carlo Ancelotti kemudian meminta maaf atas kesalahan karakterisasi tersebut.

Tapi sekembalinya tahun berikutnya, pelecehan rasial lebih lanjut terdengar terhadap Vinicius di luar stadion saat bus tim Madrid tiba.

Januari ini Vinicius menerima kartu merah kedua dari tiga kartu merah dalam kariernya karena mendorong Stole Dimitrievski di wajah/leher di Mestalla lagi.

Baca Juga: Membedah Cedera Lutut Striker Tottenham Dominic Solanke

Navarro membuat patung untuk pameran Ninots, yang menampilkan tokoh-tokoh publik yang ironis dan satir di luar Museum Seni dan Sains di kota tersebut.

Dua tokoh kemudian dipilih oleh publik untuk diselamatkan dari 'pembakaran' pada bulan Maret, dan dibawa ke museum Falles. Praktik serupa terjadi di Karnaval di negara dan kota lain, seperti di Cologne.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Football Espana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X