SportlinkNews - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi menjalin kerja sama dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) sejak 2024.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendukung hak-hak anak di Indonesia, terutama di bidang kesehatan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PSSI menyumbangkan 3% dari hasil penjualan tiket beberapa pertandingan Tim Nasional.
Baca Juga: Tiket Indonesia Vs Bahrain di SUGBK Resmi Dijual, Ini Harga dan Cara Belinya
Selain itu, PSSI dan UNICEF juga meluncurkan kampanye donasi bertajuk #PemainKeduaBelas, yang mengajak masyarakat untuk berkontribusi sebagai donatur guna membantu anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.
Dana yang terkumpul dari program ini akan digunakan untuk mendukung sejumlah program prioritas UNICEF yang berfokus pada kesejahteraan anak.
Salah satu program utama UNICEF adalah pemberian imunisasi, yang diyakini sebagai hak setiap anak untuk mendapatkan perlindungan kesehatan.
Baca Juga: Badai Cedera Hantui Australia Jelang Duel Kontra Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Namun, tantangan dalam pendistribusian vaksin ke daerah terpencil masih menjadi kendala besar.
Vaksin harus dijaga pada suhu tertentu agar kualitasnya tetap terjamin, sementara medan perjalanan yang sulit dapat menghambat proses distribusi.
Di sinilah peran UNICEF menjadi sangat krusial.
Baca Juga: Elkan Baggott Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Pilih Fokus di Blackpool
Melalui donasi dari masyarakat, perusahaan, dan yayasan, UNICEF mendukung manajemen rantai dingin imunisasi, yakni sistem penyimpanan dan pengangkutan vaksin dari proses produksi hingga sampai ke anak-anak yang membutuhkannya.
Bantuan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk pendanaan untuk pengadaan sarana penyimpanan vaksin, seperti lemari pendingin dan ruang penyimpanan vaksin, tetapi juga berupa pelatihan bagi tenaga kesehatan agar mereka dapat mengelola dan menjaga kualitas vaksin dengan lebih baik.