Popularitas relatif dan budaya anggar dapat dilihat dari klub anggar baru yang bermunculan di seluruh negeri.
6. Golf
Budaya golf selalu berkembang pesat di Korea Selatan -- hal ini disebabkan oleh pelatihan yang intens, motivasi dari orang tua, masyarakat yang relatif kompetitif di negara ini, para pemain terkenal, dan pendanaan dari pemerintah.
Korea Selatan diperkenalkan dengan olahraga golf pada tahun 1897, dengan penambahan lapangan golf 6 lubang oleh Organisasi Urusan Maritim dan Pariwisata Korea.
Sejak saat itu, negara ini perlahan-lahan berkembang menjadi tiga besar pasar golf – setelah Amerika Serikat dan Jepang.
Semua pujian atas popularitas dan budaya golf di Seoul diberikan kepada Se-Ri Pak. Sebagai pemula, ia memenangkan AS Terbuka, dan dari sana, memenangkan lima kejuaraan besar -- hal ini menginspirasi Korea pada saat krisis keuangan.
Budaya golf terlihat jelas di jalanan Seoul melalui beragam toko golf, pusat golf layar, dan lapangan golf sebenarnya. Pusat golf layar adalah aspek yang paling menonjol dari fenomena ini -- pusat golf dapat ditemukan di setiap jalan di Seoul.