culture

Sepak Bola Total Football Pengaruhi Hubungan Budaya dan Sosial

Minggu, 2 Juni 2024 | 11:05 WIB
Pengaruh Total Football terhadap permainan modern lebih besar dibandingkan gaya permainan apa pun. (dutchthemedia)


SportlinkNews - “Bermain sepak bola itu sangat sederhana, tetapi bermain sepak bola sederhana adalah hal tersulit yang pernah ada” – Johan Cruyff.

Pengaruh Total Football terhadap permainan modern lebih besar dibandingkan gaya permainan apa pun. Dari fokus menekan lewat gegenpressing, hingga mengoper tim lawan hingga mati-matian lewat Tiki-Taka, dua m...

Yang jelas, kaki mempunyai kekuatan simbolis yang luar biasa. Karena sepak bola berkisar pada penggunaan kaki, maka ada isu identitas, kelas, dan sejarah yang terikat di dalamnya.

Baca Juga: Apa Itu Joga Bonito? Filosofi Sepak Bola Indah ala Brasil

Isu-isu ini membantu mendorong sepak bola ke peran utamanya dalam kesadaran budaya, dimana sebagian karena keterikatannya dengan 'orang biasa' dan massa.

Sebagian lagi karena popularitasnya, dan partai karena perannya sebagai pembebasan, sepak bola menjadi lebih dari sekadar kebebasan.

Sebuah olahraga; itu adalah agama. Bangsa-bangsa mengikat identitas mereka pada hal tersebut, dan pertandingan menjadi simbol dari lebih dari sekadar permainan atau persaingan - - sepak bola menjadi saluran untuk wacana sosial dan politik.

Baca Juga: Mengapa Kaus Timnas Jerman Warna Putih, Padahal Bukan Warna Benderanya

Oleh karena itu, hal ini menjadi sebuah lensa yang melaluinya kita dapat memahami masyarakat dunia. Sepak bola dipengaruhi oleh budaya di mana ia dimainkan, dan sebagai imbalannya membentuknya.

Hal ini paling jelas terlihat di Belanda, di mana sepak bola hingga saat ini hanya menjadi wacana untuk isu-isu politik dan sosial.

Dalam karya penting Simon Kuper Ajax: The Dutch, The War, ia membahas bagaimana isu-isu yang muncul selama Perang Dunia Kedua masih menemukan jalan keluarnya dalam sepak bola Ajax Amsterdam.

Baca Juga: Di orr Greenwood x Nike SB Blazer Mid Karya Seniman Skater

Berjalan kaki singkat dari stasiun kereta ke stadion mereka, Amsterdam Arena, akan menunjukkan grafiti pejalan kaki yang tertulis di terowongan kereta bawah tanah dan jembatan yang mengungkapkan sejarah tim sebagai klub Yahudi di Amsterdam.

Ketika tim nasional Belanda melawan Jerman di Piala Eropa 2004, para pendukung Belanda meneriakkan “kembalikan sepeda kami” – merujuk pada penyitaan sepeda pada masa pendudukan Nazi di Amsterdam pada tahun 1941.

Halaman:

Tags

Terkini