SportlinkNews - Selama masa perang, penting untuk mendukung seni, budaya, dan olahraga. Perang selalu tentang kehancuran, kehancuran warisan budaya, karya seni yang merupakan ciptaan dan kehidupan.
Sebanyak 262 atlet Ukraina tewas dampak invasi Rusia. Selain itu sebanyak 363 fasilitas olahraga hancur dampak invasi Rusia.
Belum lagi fasilitas olahraga, seni dan budaya yang hancur diterjang bom maupun roket selama perang.
Oleh karena itu, setiap seniman atau atlet dapat ikut membantu Ukraina dalam apa yang disebut “front artistik”, namun tentunya dengan dukungan pihak lain.
Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay dalam kunjungannya ke Ukraina pada April 2023 memaparkan gambaran dampak perang terhadap seluruh bidang kebudayaan selama setahun terakhir.
Baca Juga: Aktingnya Dihargai Rp146 Juta di Film Goal, tapi Dean Saunders Kaget Begitu Liat Adegan Aslinya
Secara khusus, Organisasi ini mencatat kerugian fisik sebesar 2,6 miliar dolar AS.
“Untuk membangun kembali dan juga memperbaiki situasi, diperlukan investasi sebesar 6,9 miliar dolar AS di sektor kebudayaan di Ukraina selama sepuluh tahun ke depan.
Situasi ini diperburuk oleh migrasi massal penduduk dari daerah-daerah yang tidak hanya sekolahnya hancur akibat perang, namun juga tantangan serius terhadap budaya dan seni.
Baca Juga: Terinspirasi Bintang di Langit, Begini Penampakan Jersey Tandang Real Madrid
Museum, teater, stadion dan taman bermain telah dihancurkan dan dijarah. Sejumlah besar guru musik dan seni bermigrasi selama perang.
Anak-anak yang melarikan diri dari zona perang dan terus belajar musik dan seni kreatif lainnya meskipun terjadi perang.
Sebuah gerakan juga mendukung seniman dan musisi yang tidak menyerah dan terus mengembangkan seni selama perang, yang mengadakan konser dan mempersiapkan pertunjukan.
Para atlet Ukraina berpartisipasi dalam kompetisi dan kejuaraan internasional dan lokal meski dilanda perang.