SportlinkNews - Arsenal dan adidas kembali mengumumkan kelanjutan kampanye ‘No More Red’ untuk tahun keempat berturut-turut, sebuah inisiatif yang bertujuan mengurangi kejahatan terkait senjata tajam dan kekerasan remaja.
Pada pertandingan Piala FA hari Minggu mendatang, baik tim pria maupun wanita Arsenal akan mengenakan seragam putih bersih bertuliskan ‘No More Red’.
Kampanye ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2022 dengan misi untuk memberikan dukungan kepada pemuda melalui tiga fokus utama: menciptakan ruang aman untuk bermain, menyediakan kesempatan berkelanjutan untuk berhubungan, dan mengangkat peran model teladan dari komunitas.
Baca Juga: Manchester City Rekrut Penghancur Mimpi Timnas Indonesia dan Kompatriot Mohamed Salah
Selama tiga tahun pelaksanaan, inisiatif ini telah memberikan dampak besar bagi para pemuda di London.
Tiga lapangan di Harvist Estate, Mayville Estate, dan King Square di London telah direnovasi, sementara lapangan keempat yang terletak di Peckwater Estate dijadwalkan untuk direnovasi dan diharapkan selesai tahun ini.
Pada tahun 2024, sebanyak 235 pemuda berpartisipasi dalam 1.450 jam kegiatan No More Red di Arsenal Hub.
Baca Juga: Nasihat Karim Benzema untuk Vinicius Junior, Kunci Meraih Ballon d'Or
Freddie Hudson, Kepala Arsenal in the Community, menjelaskan bahwa kejahatan dengan senjata tajam dan kekerasan remaja adalah masalah yang sangat kompleks.
Meskipun mereka tidak memiliki solusi yang dapat menyelesaikan masalah tersebut sepenuhnya, mereka merasa bahwa kolaborasi dengan adidas telah membantu menjaga keselamatan pemuda dan membuka peluang untuk masa depan yang lebih positif.
Hudson menambahkan bahwa investasi dalam ruang aman untuk berinteraksi dengan para pemuda yang menghadapi berbagai tantangan kehidupan sangat penting, karena di sinilah rasa percaya dibangun dan hubungan positif dengan staf dapat terjalin.
Baca Juga: Herry IP Resmi Gabung BAM: Perjalanan Baru Coach Naga Api di Malaysia
Sebagai bagian dari perayaan tahun keempat kampanye ini, beberapa pemain Arsenal seperti Declan Rice, Alessia Russo, dan Miles Lewis-Skelly berkolaborasi dalam sebuah film pendek.
Mereka bertemu dengan tiga tokoh inspiratif dari komunitas untuk membahas pentingnya akses terhadap model teladan yang terpercaya serta pentingnya menyediakan ruang aman bagi pemuda untuk berkembang dan mengekspresikan kreativitas mereka.