Mengenal Laurent Mekies, CEO Baru Tim F1 Red Bull Racing Pengganti Christian Horner

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 9 Juli 2025 | 22:10 WIB
Alan Permane dan Laurent Mekies (kanan) saat bersama di Racing Bulls (Formula 1)
Alan Permane dan Laurent Mekies (kanan) saat bersama di Racing Bulls (Formula 1)

SportlinkNews - Christian Horner dipecat Red Bull dengan menyisakan banyak tanda tanya. Sebagai gantinya, Red Bull menunjuk Laurent Mekies sebagai CEO Red Bull Racing. Lalu siapa Leurent Mekies sebenarnya?

Laurent Mekies menjadi bos tim kedua dalam sejarah tim Formula 1 Red Bull. Laurent Mekies lahir pada 28 April 1977 di Tours, Prancis.

Sebagai seorang teknisi yang ahli dalam aerodinamika, Mekies telah berkecimpung dalam olahraga bermotor selama lebih dari 25 tahun, dimulai di Asiatech pada ajang Formula 3.

Baca Juga: Persebaya Tundukkan Western Australia All Star, Rivera dan Rizky Dwi Cetak Gol

Pada awal tahun 2000-an, ia memulai kiprahnya di Formula 1 bersama tim Arrows, sebelum pindah ke Minardi sebagai teknisi balap untuk pembalap Mark Webber, Justin Wilson, Zsolt Baumgartner, dan Christijan Albers.

Ketika tim kecil asal Italia itu dibeli oleh Red Bull dan menjadi Toro Rosso pada tahun 2006, Mekies dipromosikan menjadi kepala teknisi dan menduduki jabatan tersebut selama hampir satu dekade.

Pada tahun 2014, ia meninggalkan ajang balap tetapi tetap terlibat dalam F1 dan bergabung dengan FIA.

Baca Juga: PSIM Yogyakarta Perkuat Lini Pertahanan dengan Bek Asal Argentina di Super League 2025/26

Sebagai direktur keselamatan dan wakil direktur balap, ia memainkan peran penting dalam membentuk regulasi dan mempelopori penerapan Halo, yang sekarang menjadi perangkat keselamatan penting pada mobil balap F1.

Setelah tiga tahun di badan pengelola olahraga tersebut, Mekies kembali ke pitwall, tertarik oleh daya tarik Ferrari.

Mekies pun merapat ke Ferrari yang mengangkatnya sebagai kepala operasi lintasan, kemudian direktur olahraga, dan akhirnya wakil kepala tim selama lima tahun.

Baca Juga: Christian Horner Tinggalkan Red Bull Racing, Pengabdian 20 Tahun Hilang Sekejap

Kepindahannya ke Maranello telah memicu kontroversi pada saat itu, dengan tim-tim lawan mengkritik kurangnya "cuti berkebun" yang berarti antara kepergiannya dari FIA dan kedatangannya di Ferrari.

Saat Red Bull memutuskan untuk merombak tim keduanya, yang sekarang disebut Racing Bulls, Mekies-lah yang mereka bidik.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X