SportlinkNews - Balap F1 musim 2025 baru saja berlangsung dua balapan, Australia dan China, tapi sebuah manuver besar dilakukan Red Bull Racing dengan melakukan pergantian pembalap.
Liam Lawson yang memulai musim dengan mengenakan seragam Red Bull Racing, kini digantikan Yuki Tsunoda yang sebelumnya bersegaram Racing Bulls.
Keputusan tersebut disebut sebagai keputusan kolektif, setelah pertemuan tingkat tinggi di Dubai pada hari Selasa, 25 Maret dengan kepala tim Christian Horner, penasihat Red Bull Helmut Marko, dan pemegang saham Thailand.
Baca Juga: Penampakan Trofi Baru untuk Pemenang Grand Prix Amerika Red Bull 2025 di COTA
Tsunoda mendapatkan kesempatan yang telah lama ditunggu-tunggu di Red Bull setelah lebih dari empat tahun bersama tim saudaranya, sementara Lawson dikirim kembali ke tim junior untuk saat ini.
Berikut ini lima alasan mengapa Red Bull mengganti pembalapnya sebelum GP Jepang:
1. Tidak ada tanda-tanda perbaikan cepat dalam data
Baca Juga: Bruno Moreira dan Francisco Rivera Makin Padu, Ancaman Kuat Bagi Lawan Persebaya
Dikutip dari Motorsport.com, Christian Horner mengatakan, "Kami memiliki banyak data dari dua balapan pertama dan kami akan membahasnya dalam beberapa hari mendatang."
Mengapa tidak menunggu selesai Suzuka atau Bahrain? Horner menjawab: "Orang-orang ini bisa melaju dengan sangat cepat akhir-akhir ini."
Dengan kata lain, Red Bull tidak melihat alasan untuk menunda keputusan mereka lebih lama lagi. Itu adalah indikasi yang jelas tentang apa yang akan terjadi.
Baca Juga: Merapat ke Prawira Bandung, Brandis Raley-Ross Bertekad Menangkan Gelar Juara IBL 2025
Lawson sendiri tampaknya juga menyadari waktu yang terus berjalan, dan meresponnya.
Artikel Terkait
Eddie Jordan Pemilik Tim F1 Legendaris Wafat di Usia 76 Tahun, Sempat Besarkan Banyak Pembalap Top
Hasil F1 GP China: Pembalap McLaren Tampil Sempurna, Oscar Piastri dan Lando Norris Naik Podium
Data dan Fakta Menarik F1 Grand Prix China, Double Podium Bikin McLaren Tampil Sempurna
Ferrari Alami Hari yang Buruk di F1 GP China, Dua Pembalapnya Kena Diskualifikasi